Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Chalim Journal of Teaching and Learning

Filsafat Ilmu Bimbingan Dan Konseling Di Indonesia : Telaah Kritis Teori Dan Praktis Indri M., Dwi Bhakti
Chalim Journal of Teaching and Learning Vol. 1 No. 2 (2021): Teaching and Learning
Publisher : Program S3 Pendidikan Islam Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/cjotl.v1i2.371

Abstract

Bimbingan dan konseling memegang peranan penting dalam sistem pendidikan, baik formal, informal, maupun non-formal, karena berkontribusi pada optimalisasi potensi peserta didik di berbagai aspek. Terutama di era Industri 4.0, di mana perubahan teknologi dan sosial memerlukan pengembangan karakter dan keterampilan hidup yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi esensi dan kontribusi layanan bimbingan dan konseling dalam mendukung perkembangan karakter peserta didik di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi literatur, penelitian ini mengumpulkan, menelaah, dan mensintesis berbagai sumber pustaka terkait, termasuk buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Prosedur pengumpulan data mencakup penentuan kata kunci, penelusuran sumber pustaka, seleksi literatur, dan pengelompokan tematik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi konsep utama, temuan relevan, dan hubungan antar gagasan dalam literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling berperan penting dalam memfasilitasi perkembangan akademik, sosial, emosional, dan karakter peserta didik. Berbagai metode, seperti bimbingan kelompok, bimbingan belajar, serta konseling individual dan kelompok, terbukti efektif dalam membantu peserta didik memahami diri dan membuat keputusan yang bijaksana. Penelitian ini juga menemukan bahwa implementasi bimbingan dan konseling perlu dilakukan oleh profesional yang memenuhi kualifikasi tertentu, dan keilmuan ini harus terus dikembangkan melalui penelitian lanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling di Indonesia.