Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Kebidanan

HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KONTRASEPSI IUD PADA AKSEPTOR KB Wulandhari, Yopi
Bahasa Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kebidanan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/keb.v13i2.595

Abstract

Rendahnya pemilihan alat kontrasepsi IUD diindonesia mengalami kesenjangan pada kurva jenis kontrasepsi yang lain. Dukungan suami terhadap pemahaman yang baik tentang kontrasepsi IUD sangat dibutuhkan bagi wanita usia subur. Upaya dukungan suami dalam pemilihan alat kontrasepsi meliputi upaya memperoleh informasi, memilih, mengantar ketempat pelayanan serta membiayai pemasangan alat kontrasepsi. Tujuan: untuk menganalisa hubungan dukungan suami terhadap pemilihan alat kontrasepsi IUD. Jenis penelitian adalah kuantitatif yang bersifat analitik dengan pendekatan cross secsional yang bertujuan untuk mencari hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Data di analisis menggunakan uji statistik Chi Square. Penelitian dilakukan di Kota Rengat dengan sampel sebanyak 92 responden. Hasil Penelitian antara pendidikan dengan kontrasepsi IUD yang digunakan Akseptor KB, didapatkan bahwa p value 0,440, lebih besar dari α=0,05 (0,440>0,05). Sedangkan antara dukungan suami dengan kontrasepsi IUD yang digunakan Akseptor KB, didapatkan nnilai P : 0,003, lebih kecil dari α=0,05 (0,003<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang bermakna antara Pendidikan terhadap pkontrasepsi IUD dan terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kontrasepsi IUD pada aksetor KB.
PENGARUH SOSIALISASI CERDIK TERHADAP IVA TES PADA WANITA USIA SUBUR DIDESA BELIMBING KECAMATAN SEBERIDA Anggreni, elsie; Wulandhari, Yopi
Bahasa Indonesia Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/keb.v14i1.693

Abstract

Penyakit kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada wanita. Deteksi dini seperti tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) merupakan strategi pencegahan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sosialisasi perilaku CERDIK terhadap pelaksanaan tes IVA pada wanita usia subur di Desa Belimbing, Kecamatan Seberida. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa 70% dari responden yang mendapatkan sosialisasi CERDIK melakukan tes IVA, dibandingkan dengan hanya 20% dari yang tidak mendapat sosialisasi. Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara sosialisasi CERDIK dan pelaksanaan tes IVA (p < 0.05). Sosialisasi CERDIK terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan partisipasi wanita dalam pemeriksaan IVA.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) PADA BAYI UMUR 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIPAYUNG Wulandhari, Yopi; Anggraini, Elsie
Bahasa Indonesia Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/keb.v14i1.697

Abstract

ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi, pemberian ASI EKsklusif yaitu hanya memberi ASI saja pada bayi sampai dengan usia 6 bulan. Pada waktu bayi berumur 6 bulan ASI sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi, dengan demikian bayi memerlukan energi tambahan. Dengan demikian bayi memerlukan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Namun pemberian MP-ASI ini masih banyak ibu yang memiliki bayi yang kurang tepat dalam memberikannya.Pemberian MP-ASI secara dini dapat berakibat fatal pada pencernaan bayi. Tujuan: untuk menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian MP-ASI pada bayi umur 6-24 bulan. Jenis penelitian adalah kuantitatif yang bersifat analitik dengan pendekatan cross secsional yang bertujuan untuk mencari hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Data di analisis menggunakan uji statistik Chi Square. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sipayung dengan sampel sebanyak 53 responden. Hasil Penelitian didapat bahwa faktor usia ibu terhadap pemberian MP-ASI memiliki nilai p value 0,400, lebih besar dari α=0,05 (0,400>0,05). Sedangkan antara faktor pekerjaan ibu terhadap pemberian MP-ASI, didapatkan nnilai p : 0,349, lebih besar dari α=0,05 (0,349>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang bermakna antara Usia ibu dan pekerjaan ibu terhadap pemberian MP-ASI pada bayi umur 6-24 bulan