', Eriyati
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Ekonomi

Analisis Valuasi Ekonomi Lingkungan Kesediaan Membayar Masyarakat Sekitar Sungai Siak ', Eriyati; Indrawati, Toti; Anggreina, Jimmi
Jurnal Ekonomi Vol 18, No 01 (2010)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.566 KB) | DOI: 10.31258/je.18.01.p.%p

Abstract

Artikel ini bertujuan mengidentifikasi kesediaan membayar nilai ekonomilingkungan dan faktor-faktor yang berhubungan dengannya. Kajian inimerupakan kajian eksploratif dengan pengambilan sampel secara Master.Sampel pada kawasan dekat sungai sebariyak 41 rumah tangga, kawasanberjarak menengah 42 rumah tangga dan kawasan jauh dari sungai 23 rumahtangga. Data dikumpulkan dari responden melalui wawancara menggunakankuesioner. Besamya kesediaan membayar nilai lingkungan masyarakatKecamatan Tualang Kabupaten Siak berbeda-beda, semakin dekat jarak tempattinggal masyarakat ke sungai, semakin besar kesediaan membc^amya. Variabelpendidikan, pendapatan dan kualitas air sungai kurang erat hubungannyadengan kesediaan membayar masyarakat
ANALISIS DAYA SAING EKSPOR KOMODITI CRUDE PALM OIL (CPO) PROVINSI RIAU ', Eriyati; ', Rosyetti
Jurnal Ekonomi Vol 21, No 01 (2013)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.718 KB) | DOI: 10.31258/je.21.01.p.%p

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Provinsi Riau, dengan tujuan untuk mengetahui dayasaing Ekspor Crude Palm Oil (CPO) Provinsi Riau.Untuk mencapai tujuantersebut dilakukan penelitian dengan menggunakan data skunder “time-series”dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2010 yang dikumpulkan dari berbagaisumber data yang telah dipublikasikan oleh lembaga-lembaga resmi seperti BiroPusat Statistik dan Instansi Pemerintah lainnya.Analisis data, mengetahui tingkat daya saing ekspor dari suatu daerah/negaradigunakan pengukuran dengan indeks daya saing yaitu melihat angka RevealedComperative Advantage (RCA).Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka yang cukup baik dimana nilaiRevealed Comperative Advantage (RCA > 1) artinya ekspor Crude Palm Oil(CPO) Provinsi Riau mempunyai daya saing diatas daya saing rata-rataIndonesia. Komoditi CPO memiliki keunggulan dari komoditi ekspor non migaslainnya, indeks RCA tertinggi pada tahun 2004 dengan nilai 2,790 dan terendahpada tahun 2009 dengan nilai 0,733, hal ini pengaruh krisis dari luar negeriyang berdamapak terhadap permintaan CPO. Selama periode 2000 – 2010menunjukkan keadaan dimana tahun 2001, 2003, 2008 dan 2009 pertumbuhanekspor CPO Riau lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ekspor CPOIndonesia. Tahun 2000, 2002, 2004, 2005, 2006, 2007 menunjukkan pertumbuhanekspor CPO Riau lebih tinggi dibandingkan dengan Indonesia, artinya kinerjaekspor CPO Provinsi Riau lebih baik dibandingkan dengan kinerja eksporIndonesia.Kata Kunci : Daya Saing, Crude Palm Oil, Revealed ComperativeAdvantage (RCA)
Pengaruh Defisit Anggaran Terhadap Inflasi Di Indonesia Tahun 1981-2010 ', Rosyetti; ', Eriyati
Jurnal Ekonomi Vol 19, No 04 (2011)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.799 KB) | DOI: 10.31258/je.19.04.p.%p

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Indonesia dengan menggunakan data sekunder dari defisit anggaran daninflasi Tahun 1981-2010. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh defisit anggaranterhadap inflasi di Indonesia dari Tahun 1981-2010. Dalam penelitian ini dilakukan dua analisis, yaituanalisis keseimbangan jangka panjang dengan menggunakan persamaan kointegrasi (cointegrationtest) dan analisis jangka pendek dengan metode regresi linier ECM (Error Correction Methode).Dari uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t sampel (0.366626) lebih kecil dibanding nilai t-tabel(2.0482) artinya variabel defisit anggaran tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel inflasi.Nilai R2 adalah sebesar 0.561459. Nilai ini memberikan indikasi bahwa perubahan Defisit Anggaranmenentukan variasi perubahan sebesar 56.1 persen terhadap Inflasi sementara 43.9 persendipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya.Uji Error Correction Model menunjukkan bahwa dalam jangka pendek tidak terdapat pengaruh defisitanggaran dengan inflasi. Hal ini ditunjukkan oleh Koefisien ECT tidak sama dengan nol artinya Inflasitidak mencapai keseimbangan dalam jangka pendek. Koefisien regresi ECT(-1) bertanda negatif dansignifikan pada α=5%, hal ini sesuai dengan harapan teoritik dengan demikian spesifikasi model yangterbentuk telah stabil. Untuk uji kepenuhan asumsi klasik tidak terdapat penyimpangan masalah.Dalam jangka panjang variabel defisit anggaran berpengaruh terhadap variabel inflasi. Dari estimasiterhadap keseimbangan jangka panjang, Koefisien defisit anggaran sebesar 0,766926 berpengaruhsignifikan dan mempunyai hubungan yang positif terhadap variabel inflasi. Hal ini berarti bahwakenaikan defisit anggaran sebesar 1% akan menyebabkan kenaikan inflasi sebesar 0,77%.Penjelasan lain adalah masalah pada koefisien regresi error correction term lag 1 (ECTt-1) yangsignifikan pada tingkat 1% dan bertanda negatif sesuai dengan konsep ECM. Koefisien regresi ECTt-1adalah λ(lamda), sehingga speed of adjustment adalah 1-λ atau sebesar -0.115252 (1-1.115252). Jikadiubah dalam persen maka sebesar 11.5%, yang berarti bahwa pada periode pertama prosespenyesuaian masih mencapai 11.5% dari 100 persen, sehingga waktu proses penyesuaian secarakeseluruhan membutuhkan waktu selama 8.69 (100/11.5) periode kurang lebih 8 tahun.