-, Munasik
SDN Paketiban 01 Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Dinamika Pendidikan

IMPLEMENTASI METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATAN PEMAHAMAN KEBEBASAN BERORGANISASI -, Munasik
Dinamika Pendidikan Vol 4, No 2 (2014): Edisi April 2014
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah metode Role Playing dapat meningkatkan pemahaman kebebasan berorganisasi mata pelajaran PKn pada siswa Kelas V SDN Paketiban 01 Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2013/2014? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: meningkatkan pemahaman kebebasan berorganisasi mata pelajaran PKn melalui metode Role Playing pada siswa kelas V SDN Paketiban 01 Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2013/2014. Subjek penelitian dari penelitian yang telah dilaksanakan ini adalah siswa kelas V SDN Paketiban 01 Tahun Pelajaran 2013/2014, dengan jumlah siswa 14 siswa yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Paketiban 01 yang terletak di kecamatan Pangkah, kabupaten Tegal. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2013/2014. Penelitian dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu tahap persiapan hingga pelaporan hasil penelitian yang dilakukan selama 6 bulan, yakni mulai bulan Januari 2014 sampai dengan Juli 2014. Pemahaman kebebasan berorganisasi pada pembelajaran PKn siswa kelas V SDN Paketiban 01 mengalami peningkatan. Pada kondisi awal nilai rata-rata pemahaman kebebasan berorganisasi secara klasikal adalah 61; pada siklus I nilai rata-rata pemahaman kebebasan berorganisasi secara klasikal adalah 70; dan pada siklus II nilai rataratapemahaman kebebasan berorganisasi secara klasikal adalah 82. Persentase ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan yang signifikan. Pada kondisi awal siswa yang nilainya memenuhi KKM adalah 5 siswa dengan ketuntasan klasikal 36%. Pada siklus I siswa yang nilainya memenuhi KKM adalah 9 siswa dengan ketuntasan klasikal 64%. Pada siklus II siswa yang nilainya memenuhi KKM sejumlah 13 siswa dengan ketuntasan klasikal 93%. Dengan demikian, secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Role Playing dapat meningkatkan pemahaman konsep dengan hasil yang memuaskan. Ditandai dengan tercapainya indikator kinerja yang telah ditetapkan.