Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui apakah pendekatan kontekstual dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menghitung pecahan, (2) Mengetahui apakah pendekatan kontekstual dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran menghitung penjumlahan dan pengurangan pecahan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terselesaikan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Metode pengambilan data menggunakan metode tes dan non tes. Metode non tes yang digunakan yaitu observasi, dan dokumentasi. Alat pengambilan data yang digunakan berupa soal-soal tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menghitung pecahan yang ditunjukkan dari hasil nilai tes evaluasi pada siklus II. Penerapan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada materi pecahan.