Saat ini teori antrian banyak diterapkan dalam bidang bisnis, industri,transportasi dan masalah sehari-hari yang lain. Suatu antrian dapat terjadiapabila tingkat kedatangan lebih besar dari tingkat pelayanan. Dalam teoriantrian terdapat dua model antrian yaitu model antrian single channel dan modelantrian multi channel. Pada model antrian single channel hanya terdapat satufasilitas pelayanan, sedangkan pada antrian multi channel terdapat lebih darisatu fasilitas pelayanan. Kedua model tersebut diterapkan pada kasus sistemantrian di Bandara Soekarno Hatta untuk menentukan ciri-ciri operasi sistemantrian yang dilakukan dengan menggunakan teknik simulasi maupun rumusantrian. Dimana solusi yang diperoleh akan dibandingkan untuk menentukantingkat efisiensi pelayanan. Dalam studi ini diperoleh kesimpulan bahwapenyelesaian ciri-ciri operasi sistem antrian menggunakan model multi channeldengan teknik simulasi lebih rumit namun lebih efisien.