Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH

ANALISIS PEMAHAMAN PETANI TENTANG PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN SEBAGAI UPAYA DIVERSIFIKASI EKONOMI DI DESA LUBUK SEBERUK OKI Khusnia, Siti; Khaq, Ahmad Rizalul; Ma'ruf, Imam Ali
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4063

Abstract

Abstrack: This study addresses the strategic issue of low utilization of agricultural product processing among farmers in Lubuk Seberuk Village, Ogan Komering Ilir (OKI) Regency. The main objective of this study is to understand the extent to which farmers in the region possess the knowledge, attitudes, and readiness to develop value-added agricultural product-based businesses. The study employed a descriptive qualitative approach, exploring farmers' views, attitudes, and practices related to agricultural product processing. Data were obtained through direct observation and in-depth interviews. Data analysis followed the stages of Miles and Huberman, namely data reduction, data presentation, and systematic and reflective conclusion drawing. The results indicate that the majority of farmers have initial awareness of the potential of agricultural product processing but have not yet been fully able to apply it. The main inhibiting factors include limited access to processing technology, minimal technical training, limited capital, and the government's suboptimal role in supporting agricultural-based economic diversification programs. Nevertheless, some farmers have taken the initiative to independently process their crops into products such as chips, flour, and other packaged products that are marketed locally and online. This step has been proven to increase income and open up new business opportunities in rural areas. Keywords: Agricultural Product Processing, Farmer Understanding, Economic                  Diversification Abstrak: Penelitian ini mengangkat isu strategis terkait rendahnya pemanfaatan pengolahan hasil pertanian di kalangan petani di Desa Lubuk Seberuk Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami sejauh mana petani di wilayah tersebut memiliki pengetahuan, sikap, dan kesiapan dalam mengembangkan usaha berbasis olahan hasil pertanian yang bernilai tambah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu dengan mengeksplorasi pandangan, sikap, dan praktik petani terkait proses pengolahan hasil pertanian. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam. Analisis data mengikuti tahapan Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis dan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani telah memiliki kesadaran awal mengenai potensi pengolahan hasil pertanian, namun belum sepenuhnya mampu mengaplikasikannya. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan akses terhadap teknologi pengolahan, minimnya pelatihan teknis, keterbatasan modal, dan belum optimalnya peran pemerintah dalam mendukung program diversifikasi ekonomi berbasis pertanian. Meskipun demikian, beberapa petani telah mengambil inisiatif mandiri untuk mengolah hasil panen menjadi produk seperti keripik, tepung, dan olahan kemasan lain yang dipasarkan secara lokal maupun daring. Langkah ini terbukti menambah penghasilan dan membuka peluang usaha baru di pedesaan. Kata kunci: Pengolahan Hasil Pertanian, Pemahaman Petani, Diversifikasi Ekonomi.
EFEKTIFITAS KEBIJAKAN PEMERINTAH SUMATERA SELATAN TENTANG HARGA GABAH PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH Khusnia, Siti; Hamzah, Imam Royani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4059

Abstract

Abstract: The Indonesian government's rice price policy aims to protect farmers and ensure stable food availability. In practice, the effectiveness of this policy is often questioned, particularly in the context of the maqasid sharia (Islamic principles), which emphasize the welfare of the people. This research uses a descriptive qualitative approach, utilizing the latest data and statistics, as well as relevant case studies. The results indicate that the South Sumatra government's rice price policy has the potential to improve farmer welfare, but its effectiveness still needs to be improved. Furthermore, the South Sumatra government's rice price policy has the potential to fulfill the principles of maqasid sharia, provided it is implemented properly and based on accurate data. This policy should not only focus on increasing prices but also on justice, transparency, and sustainability. Thus, this policy can provide optimal protection for religion, life, intellect, descendants, and property, while improving the overall welfare of farmers.Keywords: effectiveness of government policy; rice price; maqashid syariah. Abstrak : Kebijakan harga gabah yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia memiliki tujuan untuk melindungi petani dan memastikan ketersediaan pangan yang stabil. Dalam praktiknya efektivitas kebijakan ini sering dipertanyakan, terutama dalam konteks maqashid syariah yang menekankan pada pencapaian kemaslahatan umat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data dan statistik terkini serta studi kasus yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan harga gabah pemerintah Sumatera Selatan memiliki potensi untuk meningkatkan kesejahteraan petani, akan tetapi efektivitasnya masih perlu ditingkatkan. Selain itu, kebijakan harga gabah pemerintah Sumatera Selatan memiliki potensi untuk memenuhi prinsip-prinsip maqashid syariah, asalkan dilaksanakan dengan baik dan berlandaskan pada data yang akurat. Kebijakan ini tidak hanya harus berfokus pada peningkatan harga, tetapi juga pada keadilan, transparansi, dan keberlanjutan. Dengan demikian, kebijakan ini dapat memberikan perlindungan yang optimal terhadap agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta, serta meningkatkan kesejahteraan petani secara keseluruhan. Kata Kunci : efektifitas kebijakan pemerintah; harga gabah; maqashid syariah.