Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Informatika

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMA BANTUAN BEDAH RUMAH MENGGUNAKAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY PROSESS (AHP) DAN MULTI OBJECTIVE OPTIMIZATION ON THE BASIS OF RATIO ANALYSIS M. Abu Jihad Plaza R; Chandra Irawan
Jurnal Informatika Vol 20, No 2 (2020): Jurnal Informatika
Publisher : IIB Darmajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30873/ji.v20i2.2368

Abstract

Program bedah rumah adalah salah satu strategi pemerintah dalam membantu warga yang kurang mampu dan memiliki rumah layak huni. Dalam menentukan berhak dan tidaknya keluarga untuk mendapatkan bantuan bedah rumah memerlukan proses penyeleksian yang  berjalan sangat lambat dan dinilai kurang efisien dari segi waktu dan biaya serta dirasa kurang efektif. Pada penelitian ini menerapkan dua metode yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk perhitungan bobot tiap kriteria dan Multi Objective Optimization on The Basis of Ratio Analysis MOORA digunakan untuk nilai perangkingan. Berdasarkan hasil penerapan metode AHP dan MOORA dalam sistem penunjang keputusan penerimaan bantuan bedah rumah dengan kriteria jumlah tanggungan, status rumah, kondisi rumah, status BSPS, penghasilan dan persiapan membangun rumah dengan status kelayakan lebih dari  atau sama dengan 0,25 Layak dan kurang dari 0,25 tidak layak. Kata Kunci : Sistem Penunjang Keputusan, AHP, MOORA
SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN DI SMP NEGERI 12 KOTABUMI BERBASIS BORLAND DELPHI 7 M. Abu Jihad Plaza R
Jurnal Informatika Vol 15, No 2 (2015): Jurnal Informatika
Publisher : IIB Darmajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30873/ji.v15i2.592

Abstract

Libraries play an important role in advancing the institute of education because the library is a place to improve knowledge for the students. In the library of SMPN 12 Kotabumi running processes such as borrowing books, returning books, encode books, the data replace data of members and replace of data administration are still modest. Avoid delays in the system library services SMPN 12 Kotabumi, it is necessary to design an application system library that can help and easier the activities of the circulation of the book. In designing the application system library of SMP N 12 Kotabumi uses prototype method and Unified Modeling Language (UML) as well as for language programmer using the Borland Delphi 7, with a SQL Server database. Application system design library of SMP N 12 Kotabumi is used to support library activities such as record and data processing of member, the data of book, the data borrowed, the data returns, late charges and catalog book.Hopefully with this library application system design it can solve the problems which exist in the library and can help in the development of science students.Key Words : Borland Delphi 7, Libraries, Prototype, Unified Modeling Language (UML).
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BALITA TERIDENTIFIKASI STUNTING MENGGUNAKAN METODE SAW M. Abu Jihad Plaza R; Haliq Haliq; Chandra Irawan
Jurnal Informatika Vol 22, No 1 (2022): Jurnal Informatika
Publisher : IIB Darmajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30873/ji.v22i1.3157

Abstract

Stunting pada anak di bawah 5 tahun karena kekurangan gizi kronis seperti tinggi badan atau panjang badan yang terlalu kecil untuk anak seusianya. Malnutrisi terjadi sejak  dalam kandungan dan pada hari-hari awal kelahiran, tetapi  stunting tidak muncul sampai anak berusia 2 tahun. Agar dapat membantu program Dinas Kesehatan Lampung Utara maka dibangun sebuah Sistem Penunjang Keputusan (SPK) untuk penentuan balita stunting. Metode Simple Additive Weighting (SAW) yang digunakan dalam sistem ini, keunggulan dari metode ini terletak pada kemampuannya untuk melakukan penilaian secara lebih tepat karena didasarkan pada nilai kriteria dan bobot preferensi yang sudah ditentukan, selain itu SAW juga dapat menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif yang ada karena adanya proses perankingan setelah menentukan nilai bobot untuk setiap atribut. Kriteria yang digunakan dengan pengukuran antropometrianak balita yang terkena stunting yaitu Tinggi badan menurut umur (TBU), Berat badan menurut umur (BBU) dan Berat badan menurut tinggi badan (BBTB) dan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Hasil dari proses perhitungan sistem ini didapatkan status balita stunting sebanyak 7 anak dan 13 anak status normal.