Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Kandungan Kimia Pada Pasir Sungai Brantas Fauzi, Sulhan; Nadliroh, Kuni
Jurnal Mesin Nusantara Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v4i2.17201

Abstract

Daerah aliran sungai Brantas yang panjang tentunya memiliki potensi pasir yang melimpah. Namun pemanfaatan pasir sungai Brantas masih terbatas hanya sebagai bahan bangunan. Padahal banyak sekali unsur kimia pada pasir sungai yang bisa dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atau mengidentifikasi kandungan unsur kimia yang terkandung dalam pasir sungai Brantas. Penelitian ini dilakukan dengan mengekstraksi sampel pasir besi dari pasir Sungai Brantas menggunakan magnet kemudian diidentifikasi melalui uji XRD dan SEM. Hasil XRD menunjukkan kandungan Kalsium Aluminium Silikat (Al2CaO8Si2), magnetit (Fe3O4), Magnesium Vanadium Oksida (Mg0,966 (V1,64Mg0,36) Mg0,105O4) dan Sodium Zinc Iron Phosphorus Oxide (Na (Zn0,8Fe0,2 ) PO4).
Medan magnet di sekitar rel kereta api fauzi, sulhan
Jurnal Mesin Nusantara Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v2i1.13134

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah benar ada medan magnet di sekitar rel saat kereta api sedang melintas. Beberapa kecelakaan yang melibatkan kereta api dan mobil di atas perlintasan kereta api diperkirakan disebabkan karena medan megnet ini. Belum ada penelitian atau data resmi dari kepolisian yang menjelaskan penyebab tiba-tiba mesin kendaraan bermotor tersebut mati saat melintas di atas rel yang ada kereta apinya sedang berjalan. Pendapat lain juga muncul dari kejadian ini, yaitu karena sopir atau pengendara kendaraan tersebut gugup saat melihat kereta yang melintas waktu lewat di atas rel, sehingga menjadi kehilangan fokus saat mengemudi sehingga menyebabkan mesin kendaraannya mati. Data hasil pengukuran medan magnet menunjukkan bahwa nilai medan magnet di sekitar rel kereta api saat kereta api melintas rata-rata 47,73 µT, dengan nilai medan magnet terendah 22,46 µT dan nilai tertingginya 82,06 µT. Nilai tersebut tidak berbeda jauh dengan nilai medan magnet bumi yaitu antara 25-65 µT.