Bandung dikelilingi oleh banyak gunung api, terutama gunung api Kuarter. Hal inimenyebabkan wilayah Bandung banyak ditutupi oleh batuan vulkanik Kuarter, sehingga penentuanstratigrafi di wilayah Bandung akan lebih ideal dengan menggunakan stratigrafi gunung api. Penelitianini dilakukan pada daerah dengan luas 25 km2 di sekitar Curug Cisanggarung, Kecamatan Cimenyan,Kabupaten Bandung, Jawa Barat untuk mengidentifikasi karakteristik batuan vulkanik, stratigrafivulkanik, dan menginterpretasi fasies vulkanik daerah tersebut. Penelitian ini dilakukan denganbeberapa metode, yaitu analisis citra, observasi lapangan, dan analisis petrografi. Daerah penelitiandibagi menjadi 9 satuan endapan gunung api yang berasal dari erupsi efusif Gunung api Pra-Sunda,erupsi efusif dan eksplosif Gunung api Sunda, erupsi eksplosif Gunung api Tangkubanparahu, sertaendapan sekunder gunung api dari hasil pengerjaan ulang. Endapan-endapan tersebut meliputi aliranlava, aliran piroklastik, guguran puing, lahar, dan jatuhan piroklastik. Berdasarkan interpretasigeomorfologi dan asosiasi endapan, fasies vulkanik yang menempati daerah penelitian dibagi menjadifasies proksimal-medial Sunda dan fasies medial Pra-Sunda.