Teuku Yan Waliana Muda Iskandarsyah, Muhammad Augi , Boy Yoseph CSSSA,
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Geoscience Journal

SIMULASI PENGARUH PERUBAHAN TATAGUNA LAHAN DAN TEMPERATUR TERHADAP POTENSI CADANGAN AIRTANAH PADA PERHITUNGAN NERACA AIR DAS CIJULANG, PANGANDARAN Teuku Yan Waliana Muda Iskandarsyah, Muhammad Augi , Boy Yoseph CSSSA,
Geoscience Journal Vol 4, No 4 (2020): Padjadjaran Geoscience Journal
Publisher : Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pgj.v4i4.32172

Abstract

DAS Cijulang termasuk kedalam Kabupaten Pangandaran, terletak diantara koordinat 7° 30' 15" LS dan 108° 19' 28" BT hingga 7° 45' 27" LS dan 108° 44' 54" BT. Luas wilayah DAS Cijulang sebesar 528.791.341,82 m² yang meliputi 9 kecamatan. Daerah ini merupakan wilayah yang berkembang pesat di bidang pembangunan. Kabupaten Pangandaran memiliki potensi sebagai tujuan wisata yang cukup tinggi karena keindahan alam dan geologinya menyebabkan pembangunan daerah ini terus berkembang sampai sekarang. Berubahnya tata ruang serta meningkatnya jumlah penduduk akan mempengaruhi potensi serta kebutuhan air tanah pada daerah ini. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana potensi air tanah, dan pengaruh perubahan tata guna lahan dan temperatur terhadap potensi cadangan air tanah pada DAS Cijulang. Hasil perhitungan neraca air, didapatkan potensi cadangan air tanah pada DAS Cijulang sebesar 645,607,807.89 m³/tahun, total kebutuhan air sebesar 23,862,390.92 m³/tahun. Berdasarkan simulasi perubahan tata guna lahan diperoleh nilai pengaruh tiap tataguna lahan pada DAS Cijulang yaitu: Perkebunan sebesar 12%; Sawah sebesar 4%; Ladang sebesar 1%; Hutan sebesar 2%; dan Semak belukar sebesar 2,23%. Sedangkan perubahan temperatur mempengaruhi nilai infiltrasi air tanah secara eksponensial.Kata kunci : DAS Cijulang, Neraca air, Potensi air tanah, Perubahan tata guna lahan, Perubahan temperatur.