Daerah penelitian yang berada pada Desa Subang, Kecamatan Maleber dan DesaCiniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat dipilihmenjadi daerah penelitian yang dimana daerah tersebut memiliki mata air panas dipermukaan yang diperkirakan dari suatu sistem panas bumi.Secara geografis daerahSubang terletak pada koordinat 7˚7’6”LS - 7˚7’10”LS dan 108˚31’51”BT -108˚31’50”BT dan untuk daerah Ciniru terletak pada koordinat 6˚54’41” LS -108˚29’46” BT. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakterisik mata airpanas dan juga temperatur bawah permukaan di daerah penelitian. Hasil plotingdata laboratorium kimia air panas pada diagram segitiga Cl-SO4-HCO3 dari MAPSUB1, MAP SUB2 dan MAP CIN ketiganya termasuk ke dalam jenis tipe airklorida. Dari hasil ploting menggunakan diagram segitiga Cl-Li-Bmemperlihatkanketiga sampel mata air panas MAP SUB1, MAP SUB2 dan MAP CIN terletak padazona dominan Cl, hal ini menunjukan terjadinya penyerapan yang rendah terhadapgas boron dan berasal dari sistem hidrotermal lama. Hasil ploting diagram segitigaNa-K-Mg memperlihatkan ketiga sampel mata air panas MAP SUB1, MAP SUB2,dan MAP CIN berada pada zona immature water, dengan konsentrasi Mg yangtinggi, diinterpretasikan fluida panas bumi saat bergerak ke permukaan mengalamipencampuran dan pengenceran dari batuan samping yang dilewatinya dan airpermukaan yang kaya akan unsur Mg. Berdasarkan hasil perhitungangeotermometer air , di Subang memiliki temperatur bawah permukaan yangberkisar antara ; 107˚C-109˚C merupakan sistem panas bumi bertemperatur rendahdan di daerah Ciniru memiliki temperatur bawah permukaan 146˚C merupakansistem panas bumi bertemperatur sedang.