M Nursiyam Barkah, Wahyudi, Hanif Afrizal, M. Sapari Dwi Hadian,
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Geoscience Journal

ZONA KONTAMINASI AIRTANAH DAN AIR PERMUKAAN DENGAN METODA INDEKS PENCEMARAN DI LERENG GUNUNG MANGLAYANG BAGIAN TENGGARA WILAYAH JATINANGOR DAN SEKITARNYA M Nursiyam Barkah, Wahyudi, Hanif Afrizal, M. Sapari Dwi Hadian,
Geoscience Journal Vol 4, No 5 (2020): Padjadjaran Geoscience Journal
Publisher : Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pgj.v4i5.32184

Abstract

Jatinangor mengalami perkembangan cukup pesat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, hal ini ditandai dengan tumbuhnya kawasan pendidikan, industri, manufaktur yang diikuti oleh pertumbuhan kawasan perdagangan dan jasa. Perkembangan yang cukup pesat ini membuat penurunan kualitas air di daerah Jatinangor akibat limbah domestik yang semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penyebaran kontaminasi di daerah penelitian. Penelitian ini menggunakan data geologi, pemanfaatan lahan dan data karakteristik sifat fisik, dan kimia airtanah maupun air permukaan. Berdasarkan karakteristik litologi, daerah penelitian disusun oleh satuan hasil vulkanik piroklastik tua 1 (HVPT 1), hasil vulkanik proklastik tua 2 (HVPT 2), hasil vulkanik piroklastik muda 1 (HVPM 1), hasil vulkanik piroklastik muda 2 (HVPM 2), hasil vulkanik piroklastik muda 3 (HVPM 3), dan hasil endapan danau muda (HEDM). Pemanfaatan lahan daerah penelitian meliputi pertanian, pemukiman dan industri. Pengambilan sampel dilakukan pada 28 stasiun air permukaan, 6 diantaranya teruji oleh laboratorium, dan 15 stasiun airtanah yang teruji laboratorium. Sampel tersebut selanjutnya dibandingkan dengan acuan standar baku mutu Peraturan Menteri Kesehatan R.I No: 416/MENKES/PER/IX/1990 tentang syarat syarat dan pengawasan kualitas air bersih untuk dapat mengetahui zonasi penyebaran kontaminasinya. Untuk mengetahui zona penyebaran kontaminasinya, data tersebut dianalisis menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP). Zonasi pada airtanah dengan kondisi baik tersebar pada bagian utara daerah penelitian dan sebagian kecil berada pada bagian tengah daerah penelitian, zonasi dengan tingkat pencemar rendah berada hampir menyelimuti seluruh wilayah penelitian dari sebagian utara hingga ke selatan daerah penelitian. Zonasi pada air permukaan dengan kondisi baik tersebar pada bagian utara daerah penelitian, zonasi dengan tingkat pencemar rendah berada hampir menyelimuti seluruh wilayah penelitian dari sebagian utara hingga ke selatan daerah penelitian.Kata Kunci: Jatinangor, Litologi, Pemanfaatan Lahan, Kontaminasi