p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Syntax Idea
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Syntax Idea

Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Aktifitas dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Nurjanatin, Nurjanatin
Syntax Idea Vol 3 No 8 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-idea.v3i8.1413

Abstract

Pendidikan Agama Islam merupakan mata pelajaran pokok yang tidak hanya mengantarkan peserta didik untuk dapat menguasai berbagai kajian keislaman, tetapi lebih menekankan pada pengamalan dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu guru Pendidikan Agama Islam hendaknya dapat mengembangkan pembelajaran yang berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik secara menyeluruh yang mencakup ranah kognitif, afektif dan psikomotor. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam menggunakan model Problem Based Learning menjadi sebuah pendekatan pembelajaran yang berusaha menerapkan masalah yang terjadi dalam dunia nyata sebagai sebuah konteks bagi para peserta didik dalam berlatih bagaimana cara berfikir kritis dan mendapatkan keterampilan dalam pemecahan masalah. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Singkep pada siswa kelas XI MIPA.2 pada semester genap tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Januari-Maret 2020. Jumlah siswa sebanyak 27 orang. Data dalam penelitian ini berupa, aktifitas belajar siswa, dan hasil evaluasi belajar. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi/ pengamatan dan tes soal. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus I rata-rata 75,7 menjadi pada siklus II rata-rata 80,0. Sedangkan tingkat ketuntasan mengalami peningkatan secara signifikan yaitu dari 21 siswa yang tuntas atau sebesar 77,8 % pada siklus I meningkat menjadi 25 siswa yang tuntas atau sebesar 92,60 % pada siklus II.