Pada studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko internal dan eksternal, masalah klinis pada pasien, serta menerapkan pendekatan dokter keluarga yang holistik dan komprehensif berdasarkan suatu masalah yang ditemukan dan melakukan penatalaksanaan berbasis Evidence Based Medicine yang bersifat Family-approach dan Patient-centered. Studi ini menggunakan metode berupa laporan kasus. Data primer diperoleh dari anamnesis, pemeriksaan fisik, dan kunjungan ke rumah. Data sekunder diperoleh dari rekam medis. Penilaian berdasarkan diagnostik holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien Ny. U, usia 34 tahun, memiliki HIV sejak 2020 dan rutin mengonsumsi ARV pada 2022 setelah mengalami gejala sangat mudah lelah, badan terasa panas dingin yang terus menerus, serta mengalami penurunan berat badan hingga 10 kg. Pasien juga mengaku sempat menyusui bayi keduanya hingga dua bulan dan bayi tersebut kemudian diketahui mendapat hasil positif HIV. Suami pasien juga terdiagnosis positif HIV namun masih enggan berobat. Hasil evaluasi setelah dilakukan intervensi didapatkan peningkatan pengetahuan dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada pasien serta keluarga.