This Author published in this journals
All Journal SCIENTIA JOURNAL
Erris
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SCIENTIA JOURNAL

PERAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH 3R DI KOTA JAMBI Erris; Akhsin; Hesti
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.936 KB)

Abstract

Sesuai Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2012 Pasal 2 menyatakan Bank Sampah adalah tempat pemilahan dan pengumpulan sampah yang dapat di daur ulang dan/atau di guna ulang yang memilki nilai ekonomi. Bank sampah merupakan program pengelolahan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat bank sampah di wujudkan dalam bentuk kegiatan masyarakat. Urgensi perlu diadakannya penelitian mengenai program bank sampah adalah menganalisis pelaksanaan program bank sampah sebagai upaya pemberdayaan masyarakat, karena secara tidak langsung banyak masyarakat yang hanya melihat bank sampah dari sisi pemberdayaan lingkungannya semata, dimana pengelolaan sampah berkaitan erat dengan perilaku masyarakat yang menghasilkan sampah itu sendiri. Sebagai contoh yaitu kurang baiknya perilaku mereka dalam pemeliharaan kebersihan lingkungan, sehingga tindakannya berakibat negatif terhadap lingkungan. Misalnya sampah ditumpuk begitu saja atau di buang pada area yang terbuka, sehingga dapat mengakibatkan terjadinya tempat sarang nyamuk dan ini sebagai akibat dari berbagai permasalahan pada masyarakat diataranya kurangnya pengetahuan masyarakat tentang dampak resiko sampah dalam kehidupan lingkungan sekitarnya. Jenis penelitian ini adalah Analisa bivariat yaitu analisis yang dilakukan untuk membuktikan ada atau tidak efektifitas antara variabel bebas dengan variabel terikat. Uji yang digunakan adalah uji t-test Dependen dengan Confident Interval (CI) 95%, alpha = 0,05 dan jika P value ≤ 0,05 disimpulkan adalah ada pengaruh. Sampel adalah pimpinan pengelola TPS 3R (reduce, reuse, recycle) beserta pelaku pengelola sebanyak 55 orang, 2 orang dari Dinas Lingkungan Hidup kemudian 11 orang dari kelurahan tempat TPS 3R dan 22 orang dari ibu ibu pengguna TPS 3R sehingga total sampelnya sebanyak 90 orang. Hasil Penelitian adalah peran pemerintah dalama melakukan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dengan cara 3R masih dominan kurang baik yakni 63 orang (70%); terlihat partisipasi nilai mean perbedaan antara pengukuran sebelum dan sesudah adalah 1,94 dengan standar deviasi 3,171; nilai motivasi mean perbedaan antara pengukuran sebelum dan sesudah adalah -4,2667 dengan standar deviasi 19,119; nilai pengalaman mean perbedaan antara pengukuran sebelum dan sesudah adalah -0,52 dengan standar deviasi 3,513; nilai pengetahuan mean perbedaan antara pengukuran sebelum dan sesudah adalah 3,989 dengan standar deviasi 0,420. Adapun yang menjadi simpulan Penelitian ini adalah masih rendahnya peran pemerintah daerah dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dengan cara 3R (reduce, reuse, recycle); Ada perbedaan partisipasi, motivasi, pengetahuan sebelum dan sesudah dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dengan cara 3R (reduce, reuse, recycle) sedangkan pengalaman Tidak ada perbedaan sebelum dan sesudah dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dengan cara 3R (reduce, reuse, recycle).
PERAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH 3R DI KOTA JAMBI Erris; Akhsin; Hesti
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuai Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2012 Pasal 2 menyatakan Bank Sampah adalah tempat pemilahan dan pengumpulan sampah yang dapat di daur ulang dan/atau di guna ulang yang memilki nilai ekonomi. Bank sampah merupakan program pengelolahan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat bank sampah di wujudkan dalam bentuk kegiatan masyarakat. Urgensi perlu diadakannya penelitian mengenai program bank sampah adalah menganalisis pelaksanaan program bank sampah sebagai upaya pemberdayaan masyarakat, karena secara tidak langsung banyak masyarakat yang hanya melihat bank sampah dari sisi pemberdayaan lingkungannya semata, dimana pengelolaan sampah berkaitan erat dengan perilaku masyarakat yang menghasilkan sampah itu sendiri. Sebagai contoh yaitu kurang baiknya perilaku mereka dalam pemeliharaan kebersihan lingkungan, sehingga tindakannya berakibat negatif terhadap lingkungan. Misalnya sampah ditumpuk begitu saja atau di buang pada area yang terbuka, sehingga dapat mengakibatkan terjadinya tempat sarang nyamuk dan ini sebagai akibat dari berbagai permasalahan pada masyarakat diataranya kurangnya pengetahuan masyarakat tentang dampak resiko sampah dalam kehidupan lingkungan sekitarnya. Jenis penelitian ini adalah Analisa bivariat yaitu analisis yang dilakukan untuk membuktikan ada atau tidak efektifitas antara variabel bebas dengan variabel terikat. Uji yang digunakan adalah uji t-test Dependen dengan Confident Interval (CI) 95%, alpha = 0,05 dan jika P value ≤ 0,05 disimpulkan adalah ada pengaruh. Sampel adalah pimpinan pengelola TPS 3R (reduce, reuse, recycle) beserta pelaku pengelola sebanyak 55 orang, 2 orang dari Dinas Lingkungan Hidup kemudian 11 orang dari kelurahan tempat TPS 3R dan 22 orang dari ibu ibu pengguna TPS 3R sehingga total sampelnya sebanyak 90 orang. Hasil Penelitian adalah peran pemerintah dalama melakukan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dengan cara 3R masih dominan kurang baik yakni 63 orang (70%); terlihat partisipasi nilai mean perbedaan antara pengukuran sebelum dan sesudah adalah 1,94 dengan standar deviasi 3,171; nilai motivasi mean perbedaan antara pengukuran sebelum dan sesudah adalah -4,2667 dengan standar deviasi 19,119; nilai pengalaman mean perbedaan antara pengukuran sebelum dan sesudah adalah -0,52 dengan standar deviasi 3,513; nilai pengetahuan mean perbedaan antara pengukuran sebelum dan sesudah adalah 3,989 dengan standar deviasi 0,420. Adapun yang menjadi simpulan Penelitian ini adalah masih rendahnya peran pemerintah daerah dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dengan cara 3R (reduce, reuse, recycle); Ada perbedaan partisipasi, motivasi, pengetahuan sebelum dan sesudah dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dengan cara 3R (reduce, reuse, recycle) sedangkan pengalaman Tidak ada perbedaan sebelum dan sesudah dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dengan cara 3R (reduce, reuse, recycle).
HUBUNGAN PERAN SERTA DAN KETERSEDIAAN SARANA TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA PUDAK TAHUN 2021 V.A Irmayanti Harahap; Erris
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah sampah menjadi masalah lingkungan yang mendapat perhatian khusus dari berbagai pihak. Sampah erat kaitannya dengan kesehatan masyarakat, karena dari sampah tersebut akan hidup berbagai mikroorganisme penyebab penyakit (bakteripatogen) dan juga binatang serangga sebagai pemindah atau penyebar penyakit (vektor). Di satu sisi sampah merupakan bahan-bahan yang tidak bernilai ekonomis, namun disisi lain ada pihak yang menganggap bahwa sampah sebagai barang berguna untuk dijual kepengempul. Adapun pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Pudak perlu dilakukan karena di beberapa daerah di Wilayah tersebut terlihat sampah masih berserakan, sehingga hal tersebut sebagai dasar intervensi tentang permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga. Jenis penilitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yaitu suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data sekaligus pada waktu bersamaan. Adapun Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kepala Keluarga di Desa Pudak sebanyak 930 dengan jumlah sampel sebanyak 90 Kepala Keluarga. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara variabel peran serta dan sarana terhadap pengelolaan sampah rumah tangga di desa Pudak dengan masing-masing variabel diperoleh nilai p-value (< 0,05). Dengan adanya penelitian ini diharapkan perlunya melakukan pelibatan masyarakat agar peran serta masyarakat semakin baik dan semakin bertanggung jawab dalam hal pengelolaan sampah terutama sampah yang dihasilkan oleh masyarakat dari kegiatan sehari-hari serta perlunya menyediakan sarana tempat pengelolaan sampah yang memenuhi persyaratan dan memenuhi kriteria, sehingga masyarakat bisa melakukan pengelolaan sampah secara mandiri dan tidak membuang sampah sembarangan.