Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : scientia journal

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Asi Esklusif Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawasari Kota Jambi Tahun 2021 Dewi Junita Lamtumiar
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.632 KB)

Abstract

Berdasarkan penelitian World Health Organization (WHO) di 6 negara berkembang resiko kematian bayi antara usia 9-12 bulan meningkat 40% jika bayi tersebut tidak di susui, untuk bayi berusia di bawah 2 bulan , angka kematian meningkat menjadi 80%. IMD (Inisiasi Menyusui Dini) dapat mengurangi 22% kematian bayi 28 hari. ASI merupakan makanan pertama, utama, dan terbaik bagi bayi, yang bersifat alamiah. ASI mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. Terkait itu, ada suatu hal yang perlu disayangkan, yakni rendahnya pemahaman ibu, keluarga, dan masyarakat mengenai pentingnya ASI bagi bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Rawasari Kota Jambi Tahun 2021. Desain penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross Sectional populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang datang membawa anaknya berobat usia 7-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Rawasari Kota Jambi pada saat penelitian. Dari analisa data menunjukkan sebagian besar responden yang memberikan ASI Eksklusif 44,7 % dan ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif 55,3 %,responden dengan pendidikan tinggi 65,8 % dan yang pendidikan rendah 34,2 %, ibu yang ibu yang usia tua 44,7% dan ibu yang usia muda 55,3%, ibu yang paritas tinggi 47,4% dan ibu yang paritas rendah 52,6%. Dari hasil uji Chi-Square ada hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan pemberian ASI Eksklusif dengan (P value = 0,000), Dari hasil uji Chi-Square ada hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan pemberian ASI Eksklusif dengan (P value = 0,003), Dari hasil uji Chi-Square ada hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan pemberian ASI Eksklusif dengan (P value = 0,00), untuk meningkatkan kesehatan bayi perlu ditingkatkan lagi penyuluhan-penyuluhan tentang ASI pada ibu-ibu yang sedang menyusui.
Hubungan Pengetahuan, Sikap Tentang Disminorea Dengan Praktek Mengatasi Disminorea Pada Siswi Kelas 2 Di SLTP Negeri 4 Jambi Tahun 2021 Dewi Junita Lamtumiar
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.61 KB)

Abstract

Disminorea adalah keluhan yang sering dialami perempuan pada perut bagian bawah. Istilah disminorea berasal dari bahasa yunani dis berarti sulit, menyakitkan atau tidak normal, meno yang berarti bulan dan rea yang berarti aliran. Jika diartikan secara keseluruhan,adalah aliran bulanan yang menyakitkan atau tidak normal. Berdasarkan penelitian di Kota Jambi tahun 2020 didapatkan angka kejadian dismenorea pada siswi putri SLTP Negeri Jambi adalah 66,3%. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang disminorea dengan praktek mengatasinya pada siswi SLTP Negeri 4 Jambi Tahun 2021. Metode yang digunakan penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah Siswi kelas 2 di SLTP Negeri 4 Jambi tahun 2021 dengan sampel berjumlah 106 orang yang diambil dengan menggunakan teknik Startified Proportional Random Sampling. Analisis bivariat diuji dengan menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kepercayaan 0,05. Dari hasil penelitian ini menunjukan sebagian besar responden yang berpraktek mengatasi disminorea dengan baik yaitu(57,5%) dan yang berpraktek kurang baik (42,5%). Hasil uji statistiik menuunjukan ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan praktek mengatasi disminorea dimana p value (0,012) ada hubungan bermakna antara sikap dengan praktek mengatasi disminorea dimana p value (0,003). Informasi yang benar tentang praktek mengatasi disminorea bagi siswi sangat diperlukan, agar mereka mendapat informasi yang benar tentang kesehatan, dan tidak meremehkan sakit perut pada saat menstruasi yang dapat mengakibatkan terjadi sesuatu hal.
HUBUNGAN ANTARA UMUR DAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI DENGAN KEJADIAN MENARCHE DI RT 15 KELURAHAN PAAL MERAH KECAMATAN JAMBI SELATAN KOTA JAMBI TAHUN 2022 Dewi Junita Lamtumiar
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menarche adalah saat haid/menstruasi yang datang pertama kali pada seorang wanita yang sedang menginjak dewasa dan sebagai tanda bahwa ia sudah mampu hamil. Berdasarkan data Riskesdas 2021, rata-rata usia menarche di Indonesia adalah 13 tahun dan di Jambi rata-rata usia menarche berumur 13-14 tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara umur dan pengetahuan remaja putri dengan kejadian menarche di RT 15 Kelurahan Paal Merah Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2022. Sampel pada penelitian ini sebesar 71 responden, pengambilan sampel dengan cara sensus melalui door to door menggunakan metode survey analitik pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan kuesioner. Variabel penelitian meliputi variabel dependen kejadian menarche dan variabel independen umur remaja putri dan pengetahuan remaja putri. Hasil penelitian ini didapatkan remaja putri yang sudah mengalami menarche sebanyak 73,2% dan belum mengalami menarche sebanyak 26,8%, remaja putri dengan umur resiko tinggi sebanyak 59,2% dan tidak resiko sebanyak 40,8% sedangkan remaja putri yang berpengetahuan baik sebanyak 66,2% dan berpengetahuan kurang baik sebanyak 33,8%. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan ada hubungan bermakna antara umur remaja putri dengan kejadian menarche didapat p value (0,020) dan pengetahuan remaja putri mempunyai hubungan bermakna dengan kejadian menarche didapat p value (0,000). Melalui penelitian ini diharapkan petugas kesehatan lebih meningkatkan penyuluhan tentang kejadian menarche.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Asi Esklusif Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawasari Kota Jambi Tahun 2021 Dewi Junita Lamtumiar
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan penelitian World Health Organization (WHO) di 6 negara berkembang resiko kematian bayi antara usia 9-12 bulan meningkat 40% jika bayi tersebut tidak di susui, untuk bayi berusia di bawah 2 bulan , angka kematian meningkat menjadi 80%. IMD (Inisiasi Menyusui Dini) dapat mengurangi 22% kematian bayi 28 hari. ASI merupakan makanan pertama, utama, dan terbaik bagi bayi, yang bersifat alamiah. ASI mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. Terkait itu, ada suatu hal yang perlu disayangkan, yakni rendahnya pemahaman ibu, keluarga, dan masyarakat mengenai pentingnya ASI bagi bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Rawasari Kota Jambi Tahun 2021. Desain penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross Sectional populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang datang membawa anaknya berobat usia 7-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Rawasari Kota Jambi pada saat penelitian. Dari analisa data menunjukkan sebagian besar responden yang memberikan ASI Eksklusif 44,7 % dan ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif 55,3 %,responden dengan pendidikan tinggi 65,8 % dan yang pendidikan rendah 34,2 %, ibu yang ibu yang usia tua 44,7% dan ibu yang usia muda 55,3%, ibu yang paritas tinggi 47,4% dan ibu yang paritas rendah 52,6%. Dari hasil uji Chi-Square ada hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan pemberian ASI Eksklusif dengan (P value = 0,000), Dari hasil uji Chi-Square ada hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan pemberian ASI Eksklusif dengan (P value = 0,003), Dari hasil uji Chi-Square ada hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan pemberian ASI Eksklusif dengan (P value = 0,00), untuk meningkatkan kesehatan bayi perlu ditingkatkan lagi penyuluhan-penyuluhan tentang ASI pada ibu-ibu yang sedang menyusui.
PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP BOUNDING ATTACHMENT PADA IBU NIFAS Dewi Junita Lamtumiar
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, menunjukkan proses mulai menyusu kurangdari satu jam (IMD) setelah bayi lahir di Indonesia adalah 34,5%. Proses menyusu yang baik sejakdini (inisiasi menyusu sejak dini) akan memperkuat ikatan antara ibu dan bayi (bounding attachment)yang penting untuk perkembangan emosi dan kepercayaan diri di kemudian hari. Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui pengaruh Inisiasi Menyusu Dini (IMD) terhadap bounding attachmentpada ibu nifas di Bidan Praktek Mandiri (BPM) Titi Safitri Kota Jambi Tahun 2020. Ruang lingkuppenelitian ini ditujukan kepada Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan bounding attachment dengandesain penelitian analitik comparative. Sampel pada penelitian adalah keseluruhan ibu nifas yangmelakukan persalinan di Bidan Praktek Mandiri (BPM) Titi Safitri Kota Jambi Tahun 2020 padatanggal 01 sampai dengan 29 Februari 2020 berjumlah 32 orang. Hasil yang diperoleh dari uji MannWhitney test mendapatkan nilai p value = 0,000 berarti ada pengaruh Inisiasi Menyusu Dini (IMD)terhadap bounding attachment pada ibu nifas. Disarankan kepada penolong persalinan yang berada diBPM Titi Safitri Kota Jambi dapat memotivasi dan membantu semua ibu bersalin atau nifas untukmelakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) yang sangat bermanfaat bagi ibu maupun bayinya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 12 KOTA JAMBI TAHUN 2020 Dewi Junita Lamtumiar
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan menderita anemia. Anemia di alamioleh 47% wanita hamil di Afrika sedangkan prevalensi anemia masih cukup tinggi di Indonesia.Menurut Depkes tahun 2005, penderita anemia pada remaja putri berjumlah 26,50% dan wanitausia subur (WUS) 26,9%. Menurut Sunarko (2010) menyatakan bahwa berdasarkan SurveyKesehatan Rumah Tangga prevalensi anemia remaja putri di Indonesia adalah 57,1%. Desainpenelitian ini bersifat deskriptif korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitianadalah remaja putri SMP Negeri 12 Kota Jambi yang berjumlah 90 orang. Sampel yang diambilsebanyak 60 orang, dipilih secara Total Sampling. Data penelitian ini menggunakan data primerdiperoleh melalui pemeriksaan kadar hemoglobin, pemeriksaan indeks masa tubuh dan pengisiankuesioner. Analisis univariat menggunakan deskriptif frekuensi dan analisis bivariat dilakukandengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antaraantara lama menstruasi dengan kejadian anemia (p-value 0,046), ada hubungan antarabanyaknya darah menstruasi dengan kejadian anemia (p-value 0,022), ada hubungan antarastatus gizi dengan kejadian anemia (p-value 0,029). Diharapkan remaja putri mengkonsumsimakanan yang banyak mengandung zat gizi agar memiliki status gizi yang normal sehingga tidakmudah terserang anemia.
Hubungan Pengetahuan, Sikap Tentang Disminorea Dengan Praktek Mengatasi Disminorea Pada Siswi Kelas 2 Di SLTP Negeri 4 Jambi Tahun 2021 Dewi Junita Lamtumiar
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disminorea adalah keluhan yang sering dialami perempuan pada perut bagian bawah. Istilah disminorea berasal dari bahasa yunani dis berarti sulit, menyakitkan atau tidak normal, meno yang berarti bulan dan rea yang berarti aliran. Jika diartikan secara keseluruhan,adalah aliran bulanan yang menyakitkan atau tidak normal. Berdasarkan penelitian di Kota Jambi tahun 2020 didapatkan angka kejadian dismenorea pada siswi putri SLTP Negeri Jambi adalah 66,3%. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang disminorea dengan praktek mengatasinya pada siswi SLTP Negeri 4 Jambi Tahun 2021. Metode yang digunakan penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah Siswi kelas 2 di SLTP Negeri 4 Jambi tahun 2021 dengan sampel berjumlah 106 orang yang diambil dengan menggunakan teknik Startified Proportional Random Sampling. Analisis bivariat diuji dengan menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kepercayaan 0,05. Dari hasil penelitian ini menunjukan sebagian besar responden yang berpraktek mengatasi disminorea dengan baik yaitu(57,5%) dan yang berpraktek kurang baik (42,5%). Hasil uji statistiik menuunjukan ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan praktek mengatasi disminorea dimana p value (0,012) ada hubungan bermakna antara sikap dengan praktek mengatasi disminorea dimana p value (0,003). Informasi yang benar tentang praktek mengatasi disminorea bagi siswi sangat diperlukan, agar mereka mendapat informasi yang benar tentang kesehatan, dan tidak meremehkan sakit perut pada saat menstruasi yang dapat mengakibatkan terjadi sesuatu hal.
HUBUNGAN ANTARA UMUR DAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI DENGAN KEJADIAN MENARCHE DI RT 15 KELURAHAN PAAL MERAH KECAMATAN JAMBI SELATAN KOTA JAMBI TAHUN 2022 Dewi Junita Lamtumiar
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menarche adalah saat haid/menstruasi yang datang pertama kali pada seorang wanita yang sedang menginjak dewasa dan sebagai tanda bahwa ia sudah mampu hamil. Berdasarkan data Riskesdas 2021, rata-rata usia menarche di Indonesia adalah 13 tahun dan di Jambi rata-rata usia menarche berumur 13-14 tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara umur dan pengetahuan remaja putri dengan kejadian menarche di RT 15 Kelurahan Paal Merah Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2022. Sampel pada penelitian ini sebesar 71 responden, pengambilan sampel dengan cara sensus melalui door to door menggunakan metode survey analitik pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan kuesioner. Variabel penelitian meliputi variabel dependen kejadian menarche dan variabel independen umur remaja putri dan pengetahuan remaja putri. Hasil penelitian ini didapatkan remaja putri yang sudah mengalami menarche sebanyak 73,2% dan belum mengalami menarche sebanyak 26,8%, remaja putri dengan umur resiko tinggi sebanyak 59,2% dan tidak resiko sebanyak 40,8% sedangkan remaja putri yang berpengetahuan baik sebanyak 66,2% dan berpengetahuan kurang baik sebanyak 33,8%. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan ada hubungan bermakna antara umur remaja putri dengan kejadian menarche didapat p value (0,020) dan pengetahuan remaja putri mempunyai hubungan bermakna dengan kejadian menarche didapat p value (0,000). Melalui penelitian ini diharapkan petugas kesehatan lebih meningkatkan penyuluhan tentang kejadian menarche.
Perbedaan Kepuasan Ibu Yang Memberi Asi Eksklusif Dan Non Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Jambi Tahun 2022 Dewi Junita Lamtumiar
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan program ASI Eksklusif dapat dipengaruhi oleh dukungan keluarga, keadaan emosi ibu sedangkan salah satu faktor penghambat adalah gencarnya iklan susu formula yang mempromosikan keunggulan komposisi susu formula yang seakan-akan mampu menandingi komposisi gizi dalam ASI. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui Perbedaan Kepuasan Ibu Yang Memberi ASI Eksklusif dan non ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskemas Kenali Besar Jambi Tahun 2022 descriptive comparative yaitu untuk mengetahui apakah ada perbedaan dua kelompok atau lebih dalam aspek atau variabel yang diteliti dan dalam penelitian ini. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi yang berumur 6 – 12 bulan yang diberi ASI Eksklusif dan non ASI Eksklusif berjumlah 58 bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Jambi Tahun 2022. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuisioner. Pada analisis bivariat dilakukan uji normalitas data dengan menggunakan Kolmogorov-Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan kepuasan ibu yang memberi ASI Eksklusif dan non ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskemas Kenali Besar Jambi Tahun 2022. Dengan P Value = 0,006. Disarankan kepada pelayanan kesehatan hendaknya tenaga kesehatan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui penyuluhan yang terstruktur, terencana dan berkesinambungan baik itu kepada ibu hamil ataupun ibu menyusui tentang pentingnya ASI Eksklusif bagi bayi, diri ibu sendiri, keluarga dan negara.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI PUTRI SERTA PERAN GURU TERHADAP PERILAKU SEKS PRANIKAH DI SMA YADIKA KOTA JAMBI TAHUN 2023 DEWI JUNITA LAMTUMIAR
SCIENTIA JOURNAL Vol. 12 No. 1 (2023): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dikamboja tercatat kehamilan tidan diinginkan sebanyak 120 : 1.000 melalui pernikahan akibat hubungan seks bebas, angka yang sangat memprihatinkan terjadi di india dengan angka kehamilan tidak diinginkan sebanyak 250 : 1.000 kehamilan melalui pernikahan. Menurut penelitian yang dilakukan WHO, fenomena ini terjadi karena pengaruh globalisasi, sehingga Remaja Putri tidak bisa menyaring budaya-budaya mana yang bisa digunakan serta bersifat positif dan budaya mana yang bersifat negatif. (Dasri, 2018) Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat Deskriptif Analitik yang bertujuan untuk mengetahui hubunganpengetahuan dan sikap Remaja Putri putri serta peran guru dengan perilaku seks pranikah di SMA Yadika Kota Jambi Tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah siswikelas X, XI dan XII yang berjumlah 134 orang dengan sampel 57 orang siswi. Proses penelitian ini dilakukan pada bulan Maret di SMA Yadika Kota Jambi. Mengunakan Uji Statistic Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (a=0,05) serta disajikan dalam bentuk tekstuler dan tabuler. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dari 57 responden terdapat 35 orang (61,4%) memiliki pengetahuan yang baik dan 22 orang (38,6%) memiliki pengetahuan yang kurang baik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 57 responden terdapat 36 orang (63,2%) memiliki sikap yang positif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 57 responden terdapat 39 orang (68,4%) menyatakan peran guru mempunyai pengaruh positif dengan seks pranika