Musenyente, Elijah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Inklusi Journal of Disability Studies

Bagwere Cultural Interpretation of Physical-Disability Before and During Disability Inclusion Musenyente, Elijah; Wamanga, Doreen
INKLUSI Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijds.100201

Abstract

This study investigates how the Bagwere people, an ethnic group in eastern Uganda, interpret physical disabilities in their culture, both before and after the introduction of disability inclusion policies and practices. The study uses a qualitative research method to collect data from 30 participants, half of whom have physical disabilities and half of whom do not. The article analyzes the data using thematic analysis and reveals that the Bagwere culture has negative attitudes and beliefs towards physical disabilities, which affect the social inclusion and well-being of persons with physical disabilities. The article also examines the impact of the legal framework and the historical context of disability inclusion in Uganda and globally on the Bagwere culture. The article concludes with some recommendations for improving the cultural and social inclusion of persons with physical disabilities in Uganda. Penelitian ini menginvestigasi bagaimana masyarakat Bagwere, sebuah kelompok etnis di Uganda bagian timur, menafsirkan disabilitas fisik dalam budaya mereka, baik sebelum dan sesudah diperkenalkannya kebijakan dan praktik inklusi disabilitas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mengumpulkan data dari 30 partisipan, separuhnya memiliki disabilitas fisik dan separuhnya lagi tidak. Data yang dikumpulkan dianalisis secara tematik dan mengungkapkan bahwa budaya Bagwere memiliki sikap dan keyakinan negatif terhadap disabilitas fisik, yang berdampak pada inklusi sosial dan kesejahteraan penyandang disabilitas fisik. Artikel ini juga mengkaji dampak kerangka hukum dan konteks historis inklusi disabilitas di Uganda dan secara global terhadap budaya Bagwere. Beberapa rekomendasi diusulkan untuk meningkatkan inklusi budaya dan sosial bagi penyandang disabilitas fisik di Uganda.        
Orientation and Mobility Skills of Children with Visual Impairment in Low-income Families in Central Uganda Niyisabwa, Odette Tumwesigye; Musenyente, Elijah
INKLUSI Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijds.080201

Abstract

The study investigated the Orientation and Mobility (O&M) skills of children with visual impairment in low-income families in Central Uganda. Specifically, the study explored the existing situation of Orientation and Mobility (O&M) skills of children with visual impairment, their independence, as well as factors responsible for the existing situation. The qualitative research collected information from parents or guardians of children with visual impairment and a Social Worker. The findings indicated that children with visual impairment had poor O&M skills because of lack of involvement in activities. These due to several reasons that included overprotection, no exposure to stimulating environments, and negative attitudes which consequently led to neglect, mistreatment, starvation, and fear to initiate movement. Results also indicated that, involvement in rehabilitation care for the children was generally lacking among fathers than mothers. Artikel ini meneliti keterampilan Orientasi dan Mobilitas (O&M) anak-anak tunanetra di keluarga berpenghasilan rendah di Uganda Tengah. Secara khusus, penelitian ini mengeksplorasi kondisi tingkat keterampilan Orientasi dan Mobilitas (O&M) anak tunanetra, kemandirian mereka, serta faktor-faktor yang mempengaruhi atas kondisi yang ada. Penelitian kualitatif dalam artikel ini mengumpulkan informasi dari para orang tua atau wali anak tunanetra dan seorang pekerja sosial yang dipilih secara sengaja. Temuan menunjukkan bahwa anak tunanetra memiliki keterampilan O&M yang buruk karena kurangnya keterlibatan dalam kegiatan. Di antara penyebabnya adalah perlindungan orang tua yang berlebihan, tidak memiliki lingkungan yang stimulatif, dan sikap negatif yang mengakibatkan pengabaian, perlakuan buruk, kelaparan, dan ketakutan untuk memulai gerakan. Hasil juga menunjukkan bahwa, keterlibatan bapak dalam perawatan rehabilitasi untuk anak-anak umumnya lebih sedikit daripada keterlibatan ibu.