Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa pada sub materi aritmetika sosial dengan model pembelajaran NHT lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Snowball Throwing. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs Ma?arif NU 01 Bruno. Sampel dalam penelitian berjumlah 86 siswa yang terdiri dari kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu tes prestasi belajar matematika siswa berbentuk pilihan ganda. Uji prasyarat analisis yang digunakan yaitu uji normalitas menggunakan uji Lilliefors dan uji homogenitas variansi menggunakan uji Bartlett kemudian uji keseimbangan menggunakan uji t. Dengan ? = 0,05 diperoleh sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal, memiliki variansi yang sama dan memiliki kemampuan awal yang sama. Uji hipotesis menggunakan uji t dengan ? = 0,05 menunjukkan tobs sebesar 2,595 lebih besar dari ttabel sebesar 1,645 sehingga H0 ditolak. Nilai rata-rata pada model pembelajaran NHT diperoleh 61,860 sedangkan nilai rata-rata pada model pembelajaran Snowball Throwing diperoleh 57,093. Sehingga model pembelajaran NHT menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran Snowball Throwing. Kata kunci: NHT, Snowball Throwing, prestasi belajar