Kristiana Kristiana
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal

BALANCED SCORECARD SEBAGAI SALAH SATU METODE PENGUKURAN KINERJA PADA SEBUAH PERUSAHAAN PERBANKAN Kristiana Kristiana; Sri Rahayu
CCIT Journal Vol 3 No 1 (2009): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.003 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v3i1.302

Abstract

Pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi suatu organisasi, karena tanpa memiliki pengukuran kinerja yang komprehensif suatu organisasi tidak akan mampu mengendalikan organisasinya dengan baik. Pengukuran kinerja hanya dari perspektif keuangan saja terbukti kurang memberikan hasil yang optimal bagi perusahaan dan hanya mengacu pada angaran tahunan perusahaan. Oleh karena itu diperlukan suatu metode pengukuran kinerja yang dapat memberikan gambaran keberhasilan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Balanced Scorecard merupakan suatu metode pengukuran yang memandang kinerja perusahaan dari empat perspektif yaitu keuangan, pelanggan, proses bisnis internal serta pembelajaran dan pertumbuhan. Selain itu, balanced scorecard juga lebih dari sekadar sistem pengukuran taktis atau operasional. Perusahaan yang inovatif menggunakan metode ini sebagai sebuah sistem manajemen strategis, untuk mengelola strategi jangka panjang. Perusahaan menggunakan fokus pengukuran scorecard untuk menghasilkan berbagai proses manajemen penting, yaitu memperjelas dan menerjemahkan visi dan strategi, merencanakan, menetapkan sasaran, dan menyelaraskan berbagai inisiatif strategis. Implementasi pada balanced scorecard bergantung kepada kebijakan organisasi. Tulisan ini membahas bagaimana membangun balanced scorecard, meliputi menentukan tujuan strategis, ukuran yang digunakan, target yang ingin dicapai serta inisiatif dan mengimplementasikannya pada perusahaan perbankan.
PERANCANGAN APLIKASI FORUM DISKUSI PADA MEDIA E-LEARNING BERBASIS WEB Maimunah Maimunah; Kristiana Kristiana; Hendra Hendra
CCIT Journal Vol 3 No 2 (2010): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.016 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v3i2.328

Abstract

Mutu pendidikan di negara kita saat ini diakui masih jauh dari yang diharapkan, dimana masih perlu didukung oleh beberapa sistem yang dapat meningkatkan mutu pendidikan. Seperti diketahui bahwa saat ini sistem pendidikan yang digunakan masih bersifat konvensional, oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem yang memiliki unsur pendidikan konvensional dan modern. Sistem ini dikenal dengan nama e-learning (electronic learning), atau dalam bahasa Indonesia disebut sistem pembelajaran elektronik. Disisi lain sistem e-learning bisa dikatakan sebagai proses pembelajaran yang lebih mengutamakan ke-efektifan dan ke-efisienan baik dari segi waktu, biaya maupun materi pembelajaran yang ingin disampaikan. Ke-efektifan dan ke-efisienan e-learning ini dapat dilihat pada salah satu aplikasi yang ada pada e-learning yaitu aplikasi forum diskusi. Forum diskusi ini memiliki peranan yang sangat penting dalam e-learning dikarenakan pada konsep dan mekanisme e-learning seluruh peserta pembelajaran baik itu pengajar maupun peserta didik akan terhubung dengan suatu sistem elektronik dimana semua peserta pembelajaran dapat berinteraksi dan berdiskusi, sehingga sistem pembelajaran dapat lebih efektif dan efisien dari sisi waktu dan biaya. Dengan adanya aplikasi forum diskusi pada sistem pembelajaran e-learning, peserta didik memiliki manfaat yang lebih diantaranya yaitu peserta didik dapat berkomunikasi dengan pengajar dan sesama peserta didik tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Selain peserta didik, pengajar juga mendapatkan manfaat yang lebih dari forum diskusi yang ada pada aplikasi e-learning, diantaranya adalah dapat menghemat waktu proses belajar mengajar, mengurangi biaya perjalanan, menghemat biaya pendidikan, dapat menjangkau wilayah geografis yang lebih luas dan dapat melatih pelajar agar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan.