Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JISICOM (Journal of Information System, Infomatics and Computing)

ANALISA DAN PERANCANGAN IT BLUEPRINT PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR (STUDI KASUS: PT NLK INDONESIA) Yudi Harianto
Journal of Information System, Informatics and Computing Vol 3 No 2 (2019): JISICOM : Volume 3, Nomor 2, December 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.019 KB)

Abstract

Teknologi informasi diperlukan dalam industri manufaktur untuk mendukung proses bisnis. Enterprise Architecture (EA) memainkan peran penting untuk mendukung perusahaan dengan menyediakan teknologi dan struktur proses yang merupakan aspek fundamental dalam strategi TI. Kerangka kerja EA mempercepat dan menyederhanakan pengembangan dengan memastikan cakupan yang luas, memastikan hasil selalu sejalan dengan pertumbuhan perusahaan. The Open Group Architecture Framework (TOGAF) terdiri dari kerangka kerja yang mengkategorikan kebutuhan perusahaan dan metode definitif dan langkah demi langkah, yang disebut Architecture Development Method (ADM), untuk mengembangkan, melaksanakan, dan mempertahankan EA. Tulisan ini menjelaskan pengembangan blueprint di bidang manufaktur menggunakan TOGAF ADM.
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF DAN DATA WAREHOUSE MONITORING PERMOHONAN DAN PERSURATAN MEREK PADA DIREKTORAT MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN Urim Carry Wilson Sitio; Yudi Harianto
Journal of Information System, Informatics and Computing Vol 3 No 2 (2019): JISICOM : Volume 3, Nomor 2, December 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.344 KB)

Abstract

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) adalah sebuah unit eselon 1 pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, kesulitan dalam merekap data dalam jumlah besar dan ditampilkan dalam bentuk yang mudah dimengerti sehingga DJKI membutuhkan sebuah Sistem Informasi Eksekutif atau Executive Information System (EIS) dan data warehouse untuk menunjang pengambilan keputusan terkait permohonan merek dan persuratan, dengan dibuatnya EIS yang berlingkup pada Direktorat Merek dan Indikasi Geografis dan digunakan para Eksekutif Direktorat Merek dan Indikasi Geografis selaku pengambil keputusan Direktorat Merek dan Indikasi Geografis, agar dapat mempercepat pembuatan keputusan yang terbaik untuk Direktorat Merek dan Indikasi Geografis dan publik. Perancangan EIS dan data warehouse dilakukan dengan Software Life Development Cycle (SDLC), dimana menggunakan metode waterfall dalam perancanaan EIS tersebut. Untuk database akan digunakan Oracle 11g dimana sebagian besar aplikasi pada DJKI menggunakan oracle 11g dalam menyimpan data, selain itu untuk bahasa pemrograman akan menggunakan VB.NET dan template DevExpress. Setelah melalui pengujian blackbox testing EIS dapat digunakan untuk membantu para eksekutif dalam pengambilan keputusan.