Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Proceeding Biology Education Conference

ANALISIS SOAL UJIAN NASIONAL IPA SMP TAHUN 2014 BERDASARKAN DIMENSI PENGETAHUAN DAN DIMENSI PROSES KOGNITIF Budiati, Herni
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 11, No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional XI Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebaran soal Ujian Nasional IPA SMP tahun 2014 berdasarkan dimensi pengetahuan dan dimensi proses kognitif.Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei tahun 2014, tepat setelah Ujian Nasional untuk jenjang SMP selesai dilaksanakan. Subyek penelitian adalah soal-soal Ujian Nasional IPA tahun 2014 yang digunakan sebagai alat evaluasi akhir bagi kelas IX secara nasional sesuai Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Data dikumpulkan dari 5 paket soal Ujian Nasional IPA yang diambil secara acak dari 20 paket soal yang ada. Data dianalisis penyebarannya secara kualitatif  berdasarkan dimensi pengetahuan dan dimensi proses kognitif dalam taksonomi pendidikan menurut Bloom yang direvisi oleh Anderson dan Krathwohl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40 soal (100%) soal Ujian Nasional IPA tahun 2014 untuk jenjang SMP merupakan soal yang termasuk dimensi pengetahuan konseptual, dan tidak ditemukan soal yang menggali penguasaan pengetahuan faktual maupun prosedural. Sementara dari tinjauan dimensi proses kognitif, soal Ujian Nasional IPA tahun 2014 untuk jenjang SMP yang termasuk dalam kategori mengingat (C1) adalah sebanyak 4 soal (10%), memahami (C2) sebanyak 27 soal (67,5%), menerapkan (C3) sebanyak 4 soal (10%), menganalisis sebanyak 3 soal (7,5%), mengevaluasi (C5) sebanyak 2 soal (5 %), dan mencipta (C6) sebanyak 0 soal (0%).  Kata Kunci: Analisis Soal Ujian Nasional, Mata Pelajaran IPA, Dimensi Pengetahuan, Dimensi Proses Kognitif
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISTEM GERAK PADA TUMBUHAN MENGGUNAKAN MEDIA PERMAINAN LINK AND MATCH DENGAN PEMBELAJARAN MULTI MODEL PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 22 SURAKARTA Budiati, Herni
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Herni Budiati. 2010. Perbedaan Hasil Belajar Sistem Gerak pada Tumbuhan Menggunakan Media Permainan Link and Match dengan Pembelajaran multi Model pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 22 Surakarta. Kegiatan pembelajaran konvensional di dalam kelas sering kali membuat siswa menjadi bosan, jenuh, bahkan mungkin putus asa.  Mempelajari biologi tidak harus dengan berkutat dengan buku, praktikum maupun observasi yang menyita waktu. Padahal, sebenarnya biologi sangat menarik dan menyenangkan, juga sarat dengan fenomena alam yang dapat dilihat sehari-hari.  Materi pelajaran biologi memiliki beberapa konsep yang tidak cukup dijelaskan guru atau sekedar dibaca dan dipahami kemudiam dihafalkan. Guna mempermudah siswa untuk menguasai konsep gerak esionom pada tumbuhan dengan baik maka perlu pemilihan strategi pembelajaran yang sesuai. Salah satu strategi yang bisa digunakan adalah membuat media pembelajaran yang mendukung tercapainya tujuan pembelajaran. Media pembelajaran dapat mempertinggi kualitas proses belajar siswa dalam pembelajaran yang pada gilirannya diharapkan dapat mempertinggi hasil belajar yang dicapai oleh siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar sistem gerak pada tumbuhan menggunakan media kartu permainan link and match dengan pembelajaran multi model pada siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Surakarta. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan desain penelitian yang dilaksanakan menggunakan rancangan disain statis dengan dua kelompok. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 22 Surakarta pada semester genap tahun pelajaran 2009/2010. Subjek penelitian menggunakan populasi siswa kelas VIII SMPN 22 Surakarta dengan penentuan sampel secara purposive sampling. Dalam penelitian ini kelas yang diambil sebagai sampel adalah siswa kelas VIII A yang terdiri dari 35 siswa sebagai kelompok kontrol dengan menggunakan strategi pembelajaran multimodel, dan kelas VIII D yang terdiri dari 37 siswa sebagai kelompok eksperimen dengan mendapat strategi pembelajaran menggunakan media permainan kartu link and match. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kajian dokumen, observasi, penyebaran angket, catatan lapangan, wawancara dan hasil tes kognitif. Data dianalisis secara dekriptif kuantitatif menggunakan analisis statistik melalui Uji-t. Hasil analisis data secara statistik dari hasil belajar sistem gerak pada tumbuhan memperoleh nilai thitung dengan taraf signifikansi 0,05 sebesar 2,9575. Oleh karena ttabel dengan derajat kebebasan (db) 64 menunjukkan nilai 2,000, maka thitung < ttabel. Hasil perhitungan ini menunjukkan Ho ditolak dan H1 diterima yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar kelompok kontrol yang menggunakan strategi pembelajaran multimodel dengan kelompok eksperimen yang menggunakan media permainan kartu link and match dalam pembelajarannya. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar menggunakan strategi pembelajaran multimodel dengan pembelajaran menggunakan media permainan kartu link and match.  Berdasarkan kesimpulan dalam penelitian ini, maka guru mata pelajaran biologi hendaknya memperhatikan dan mempertimbangkan pendekatan, metode maupun media pembelajaran yang tepat sebagai strategi dalam mengajar. Strategi yang digunakan hendaknya dapat membantu siswa untuk mampu meningkatkan kompetensi siswa. Dengan demikian dapat mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran dan  tercapainya tujuan akhir pembelajaran.   Kata Kunci: Gerak pada Tumbuhan, Link and Match, Multi Model.