Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Shautut Tarbiyah

PROFESIONALITAS DALAM MENGEMBAN MISI KEKHALIFAHAN (Telaah Analitis-Aplikatif Terhadap Asma Allah ( الصمد , الأحد Zulaeha Zulaeha
Shautut Tarbiyah Vol 17, No 2 (2011): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.88 KB) | DOI: 10.31332/str.v17i2.150

Abstract

Lafaz al-ahad (maha kuasa) mengandung arti bahwa siapayang mempunyai kemampuan melebihi yang lainnya, pastilah iatunggal (satu) di tengah kalangan mayoritas, karena hanya dialahyang mampu berbuat sesuatu yag tak dapat diperbuat oleh orang lain.Lafaz al-shamad temukan dalam al-Qur’an hanya satu kaliyaitu الله الصمد pada ayat kedua sirat al-Ikhlas. Bila ayat sebelumnyamenegaskan keesaan Allah dalam hal Zat, sifat, perbuatan sertapenyembahan kepadanya, maka lafaz al-shamad tersebut lebihmempertegas kemahasempurnaan zat-Nya, sehingga Ia Esa dalamsehala hal, dalam artian bahwa kemampuannya tak tertandingi olehsiapapun jua. Karena itu, patutlah ia menjadi tumpuan harapan bagisemua mahluknya di alam raya ini.Kemandirian sebagai wujud profesionalitas dalam diriseseorang merupakan suatu keteladanan terhadap sifat Allah الأحدالصمد . Profesionalitas dipandang sebagai suatu keharusan bagi setiaporang sebab hanya bekal inilah yang dapat mengantarkannya mampumengemban amanah atau tanggung jawab yang dilimpahkan padanya.Kesadaran akan tuntutan ini akan memotivasi setiap individu untukmembenahi diri dengan berbagai bekal keilmuan dan keterampilansehinga terciptalah kehidupan ilmiah yang kondusif yang padaakhirnya memotivasi persaingan sehat dalam meraih peluang kerjaatau posisi tetentu di berbagai asek kehidupan masyarakat.Kata Kunci : Profesionalitas, misi kehalifahan
ISLAMISASI PENDIDIKAN BAHASA ARAB Zulaeha Zulaeha
Shautut Tarbiyah Vol 17, No 1 (2011): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2510.17 KB) | DOI: 10.31332/str.v17i1.134

Abstract

Islamisasi adalah pemberian nilai-nilai Islam terhadap ilmupengetahuan. Islamisasi pendidikan bahasa Arab sebagai salah satudisiplin ilmu pengetahuan merupakan penanaman nilai-nilai Islamdalam bidang bahasa. Hal ini didasarkan. Bahwa potensi bahasadalam diri manusia merupakan sunnatullah atau ketentuan Allah.Bahasa dilihat sebagai salah satu tanda kebesaran Allah yang adapada diri manusia.Linguistik Islam mengkaji hakikat bahasa sebagai suatukemampuan alamiah yang dimiliki oleh manusia yang merupakanpemberian atau karunia Tuhan kepada manusia. Hal ini diisyaratkandalam al-Qur’an Surah al-Rahman: 1-4. Potensi bahasa dimiliki olehmanusia bukanlah dengan bahasa tertentu, akan tetapi memilikikemampuan untuk mempelajari dan mengetahui bahasa-bahasa lain.Dalam al-Qur’an bahwa Allah memberikan potensi berbahasa denganmengajarkan bahasa dan dialek sebagai sarana untuk salingmengenal diantara berbagai suku di muka bumi, sebagaimanadisinyalir dalam QS. Al-Hujurat :13. QS. al-Ruum:22, QS. Al-Baqarah:31.Pengenalan terhadap sunnatullah dalam bidang bahasasebagaimana yang disinyalir dalam beberapa ayat tersebut sebagaireaksi terhadap kajian linguistik Barat yang semata-mata didasarkanpada empirisme dan rasionalisme yang memandang bahasasebagaimana adanya dengan mengkaji dari sudut zahirnya saja tanpamenghubungkannya dengan aspek sunnahtullahnya.Kata Kunci : Islamisasi, linguistik Islam