Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : NANAEKE

STRATEGI MANAJEMEN PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN YANG RAMAH ANAK M. Yusuf T.; Azizah Aliyah; Umaemah Marsuki AR.; Marissa Julianti SP.; Neri Nanda; Nurhikma Aras; Nurul Fatimah
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v2i2.11516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi manajemen tenaga pendidik dan kependidikan di PAUD Ceria Makassar. Subjek penelitian adalah Penyelenggara sekolah, Kepala Sekolah dan guru PAUD Ceria. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Guru melakukan pengamatan terhadap tumbuh kembang anak secara bertahap; 2) Guru melakukan konsultasi dengan kepala sekolah terhadap permasalahan yang dihadapi anak di dalam kelas; 3) Memberikan perhatian dalam bentuk kasih sayang kepada anak didik; 4) Guru mengenali kepribadian anak dengan baik; 5) Guru memberi kesempatan kepada anak untuk bermain; 6) Memiliki kepribadian yang ceria; 7) Guru memiliki kemampuan berinteraksi dengan baik terhadap orang lain termasuk peserta didik.
IMPLEMENTASI POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENANAMKAN NILAI MORAL ANAK USIA DINI Husnul Hidayah; M. Yusuf T; Besse Marjani Alwi
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v3i2.17469

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui bagaimana pola asuh orang tua  dalam menanamkan nilai moral anak usia dini (2-6 tahun) dalam keluarga di Desa Kindang Kabupaten Bulukumba, (2) Untuk mengetahui faktor penghambat orang tua dalam menanamkan nilai moral anak usia dini (2-6 tahun) dalam keluarga di Desa Kindang Kabupaten Bulukumba, (3) Untuk mengetahui pola asuh yang efektif  dalam menanamkan nilai moral anak usia dini (2-6 tahun) dalam keluarga di Desa Kindang Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data sebanyak 6 orang tua yang memiliki anak usia 2-6 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa: 1) pola asuh orang tua dalam menanamkan nilai moral pada anak memiliki karakteristik yang berbeda-beda, dan terlihat campuran dari 5 (lima) orang tua dalam keluarga 2 (dua) diantarannya mengarah pada pola asuh campuran antara pola asuh otoriter dan demokratis. Dan 3 (tiga) keluarga lainnya mengarah pada pola asuh demokratis dan permisif, namun permisif disini tidak mutlak. Sedangkan 1 (satu) orang tua dalam keluarga mengarah pada pola asuh permisif dan otoriter. 2) faktor penghambat orang tua dalam menanamkan nilai moral pada anak adalah: a) faktor gadget. b) faktor lingkungan yang kurang kondusif, sehingga orang tua sering kali khawatir terhadap perkembangan moral anak, c) faktor hubungan antara suami dan istri yang menyebabkan kurangnya memperhatikan perkembangan anak terutama perkembangan moralnya, dan, d) faktor pendidikan orang tua yang rendah sehingga kurang memahami apa yang menjadi kebutuhan bagi perkembangan anak mereka. 3) pola asuh yang efektif dalam menanamkan nilai moral pada anak dalam keluarga yakni pola asuh otoriter dan pola asuh demokratis.
PENGGUNAAN NYANYIAN UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK SPEECH DELAY Nur Ardianti; Umi Kusyairy; M. Yusuf Tahir
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v4i2.25880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang: (1) bagaimana perkembangan bahasa anak speech delay sebelum penggunaan nyanyian; (2) bagaimana perkembangan bahasa anak speech delay setelah penggunaan nyanyian; (3) apakah terdapat peningkatan perkembangan bahasa sebelum dan sesudah penggunaan nyanyian terhadap anak speech delay. Penelitian dengan metode eksperimen ini menggunakan jenis penelitian subjek tunggal (single subject research) dengan desain penelitian A-B-A. Objek dalam penelitian ini, yaitu perkembangan bahasa anak speech delay dengan jumlah sampel yaitu satu orang (AR). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) perkembangan bahasa anak speech delay sebelum penggunaan nyanyian sebanyak 19 kata (kategori belum meningkat); (2) perkembangan bahasa anak speech delay setelah penggunaan nyanyian sebanyak 82 kata (kategori meningkat meskipun termasuk rendah untuk anak seusianya); (3) terdapat peningkatan perkembangan bahasa sebelum dan setelah penggunan nyanyian terhadap anak speech delay, dimana AR memperoleh kosakata sebanyak 108 kata setelah evaluasi (kategori meningkat).