Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Extension Course Filsafat ( ECF )

Filsafat Kematian Heidegger Hardiman, F. Budi
Extension Course Filsafat ( ECF ) No 2 (2015): ECF Filsafat Kematian
Publisher : Extension Course Filsafat ( ECF )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Renungan tentang kematian terletak di jantung Sein und Zeit.  Sebagai keseluruhan dari keseluruhan struktur Dasein, Sorge  merupakan suatu gerak atau dinamika yang belum definitif. Bahwa salah satu momennya sich vorweg (mendahului) berarti  bahwa Sorge adalah penyingkapan terus-menerus. Ada dari  Dasein adalah kemungkinan (Seinkoennen), maka ia lebih  merupakan suatu gerak terus-menerus menuju dirinya daripada merupakan sesuatu yang sudah jadi. Rumusan filosofisnya adalah demikian: Manusia itu lebih ‘menjadi’ (Werden) daripada ‘ada’  (Sein). Dalam arti ini, “selama Dasein sebagai Mengada ada, dia  tak pernah mencapai ‘keseluruhan’nya.”
Georg Simmel: Filsafat Uang Hardiman, Fransiskus Budi
Extension Course Filsafat ( ECF ) No 1 (2015): ECF Filsafat Uang
Publisher : Extension Course Filsafat ( ECF )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak Buruk Kultur Uang•1. Sikap blasé orang kota•2. Impersonalisasi hubungan antarmanusia => lebih melihat ‘kegunaan’/ ‘fungsi’ seseorang daripada orangnya.•3. Atomisasi dan isolasi antarindividu (ketercerabutan), sehingga individu diperbudak oleh kultur uang (uang menjadi “Allah Zaman Kita”)•4. Komodifikasi semua hal yang dipertukarkan dengan uang, termasuk harga diri (Mis. Prostitusi)
Georg Simmel: Filsafat Uang Fransiskus Budi Hardiman
Extension Course Filsafat ( ECF ) No. 1 (2015): ECF Filsafat Uang
Publisher : Fakultas Filsafat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/ecf.v0i1.1978.%p

Abstract

Dampak Buruk Kultur Uang•1. Sikap blasé orang kota•2. Impersonalisasi hubungan antarmanusia => lebih melihat ‘kegunaan’/ ‘fungsi’ seseorang daripada orangnya.•3. Atomisasi dan isolasi antarindividu (ketercerabutan), sehingga individu diperbudak oleh kultur uang (uang menjadi “Allah Zaman Kita”)•4. Komodifikasi semua hal yang dipertukarkan dengan uang, termasuk harga diri (Mis. Prostitusi)
Filsafat Kematian Heidegger F. Budi Hardiman
Extension Course Filsafat ( ECF ) No. 2 (2015): ECF Filsafat Kematian
Publisher : Fakultas Filsafat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/ecf.v0i2.1995.6-10

Abstract

Renungan tentang kematian terletak di jantung Sein und Zeit.  Sebagai keseluruhan dari keseluruhan struktur Dasein, Sorge  merupakan suatu gerak atau dinamika yang belum definitif. Bahwa salah satu momennya sich vorweg (mendahului) berarti  bahwa Sorge adalah penyingkapan terus-menerus. Ada dari  Dasein adalah kemungkinan (Seinkoennen), maka ia lebih  merupakan suatu gerak terus-menerus menuju dirinya daripada merupakan sesuatu yang sudah jadi. Rumusan filosofisnya adalah demikian: Manusia itu lebih ‘menjadi’ (Werden) daripada ‘ada’  (Sein). Dalam arti ini, “selama Dasein sebagai Mengada ada, dia  tak pernah mencapai ‘keseluruhan’nya.”