Narti Narti
STMIK Nusa Mandiri Jakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Informatika

Pengambilan Keputusan Pemilihan Siswa Berprestasi Menggunakan Metode AHP Dan Topsis Narti Narti
Jurnal Informatika Vol 4, No 2 (2017): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.894 KB) | DOI: 10.31294/ji.v4i2.2069

Abstract

AbstrakMetode TOPSIS adalah metode yang paling mudah digunakan dalam menentukan keputusan karena pengguanaannya sangat  sederhana namun terkadang kita bingung dalam menentukan nilai inputan awal saat pengambilan keputusan. Pada artikel ini akan dibahas mengenai penentuan nilai inputan awal TOPSIS dengan menggunakan metode AHP untuk memutuskan siswa yang berhak untuk menerima beasiswa. Sekolah Madrasah Aliyah Al - Huda merupakan sebuah yayasan pendidikan islam yang setara dengan sekolah menengah atas. Sama seperti halnya sekolah pada umumnya, Madrasah Aliyah Al - Huda memiliki banyak siswa, karena di sekolah ini terdapat beberapa jurusan dan kelas. Dengan adanya keterbatasaan ketersediaan beasiswa setiap semesternya, sekolah harus menentukan siswa yang paling berprestasi dan paling layak menerima beasiswa. Biasanya dalam penentuannya, sekolah hanya melihat dari hasil rata - rata nilai raport saja, hal ini dirasa kurang tepat. Sehingga sekolah ingin ada faktor - faktor lain yang dijadikan pertimbangan untuk menentukan siswa berprestasi. Kata Kunci: AHP, TOPSIS, Beasiswa Prestasi, SPK AbstractTOPSIS method is the easiest method to use in determining decision because its usage is very simple but sometimes we are confused in determining initial value when decision making. In this article will be discussed on the determination of initial input value of TOPSIS by using the AHP method to decide the students who are eligible to receive the scholarship. Madrasah Aliyah Al - Huda School is an Islamic education foundation that is equivalent to high school. Just like the typical school, Madrasah Aliyah Al - Huda has many students, because in this school there are several majors and classes. Given the limited availability of scholarships every semester, schools must determine the students who are the most accomplished and the most worthy of receiving scholarships. Usually in the determination, schools only see from the average value of report cards only, it is considered less precise. So the school wants to have other factors that are taken into consideration to determine the student achievement. Keywords: AHP, TOPSIS, Achievement Scholarship, DSS
Pengambilan Keputusan Memilih Sekolah Dengan Metode AHP Narti Narti; Sriyadi Sriyadi; Nur Rahmayani; Mahmud Syarif
Jurnal Informatika Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.808 KB) | DOI: 10.31294/ji.v6i1.5552

Abstract

Setiap orang tua pasti ingin anaknya mendaftar pada sekolah yang tepat. Orang tua tidak ingin salah pilih dalam memilihkan sekolah untuk anak-anaknya. Dalam memilih sekolah yang baik dan tepat tentunya bukanlah suatu hal yang mudah, hal tersebut disebabkan karena banyaknya pertimbangan-pertimbangan yang dilakukan untuk mendapat suatu pilihan sekolah yang tepat, serta banyaknya pilihan sekolah yang membingungkan masyarakat baik siswa maupun orang tuanya. Adanya pendukung keputusan ini dapat menjadi solusi untuk memberikan pertimbangan dalam membantu masyarakat pada proses pemilihan sekolah. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan metode yang memiliki struktur yang berhirarki serta memberikan kemudahan dalam menyederhanakan suatu permasalahan dari kriteria yang kompleks dengan berbagai pilihan alternatif yang ada, sehingga dapat mempercepat proses pengambilan keputusan dalam pemilihan sekolah. Metode AHP ini mampu menghasilkan hasil yang lebih konsisten serta yang dihasilkan adalah berdasarkan urutan ranking dari setiap alternatif yang ada. Hasil perhitungan metode AHP ini terdapat empat kriteria yang menjadi tolak ukur dalam melakukan pemilihan sekolah yaitu, biaya, kualitas sekolah, tujuan akhir lulusan, serta bakat dan minat. Hasil akhir dari pengolahan data dan pengujian metode AHP didapatkan bahwa Sekolah Menengah Atas (SMA) lebih unggul 0,373 atau 37,3% sedangkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 0,370 atau 37,0%, Madrasah Aliyah (MA) 0,257 atau 25,7%.  Kata Kunci: AHP, Sekolah, Memilih, Keputusan