Mhd. Dicky Syahputra Lubis
STMIK Methodist Binjai

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Armada Informatika

Membangun PCrouter Dengan UbuntuServer dan Keamanan Jaringan Dengan Shorewall : Membangun PCrouter Dengan UbuntuServer dan Keamanan Jaringan Dengan Shorewall mhd. Dicky Syahputra Lubis; Allwine Allwine
Jurnal Armada Informatika Vol 1 No 2 (2017): JURNAL ARMADA INFORMATIKA
Publisher : STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.643 KB)

Abstract

Router adalah salah satu komponen pada jaringan komputer yang mampu melewatkan data melalui sebuah jaringan atau internet menuju sasarannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Router berfungsi sebagai penghubung antar 2 (dua) atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari jaringan ke jaringan lainnya. Router sendiri berharga tinggi dan masih sulit dijangkau oleh kalangan masyarakat. Router Ubuntu adalah solusi murah bagi mereka yang membutuhkan sebuah router handal dengan hanya bermodalkan standalone komputer dengan sistem operasi Ubuntu. Dewasa ini router yang menggunakan sistem operasi Linux semakin meningkat, selain biayanya murah, pengguna Linux juga dapat memanfaatkan aplikasi-aplikasi tambahan yang memudahkan dalam pengoperasian Linux. Salah satu aplikasi yang digunakan untuk sistem keamanan pada jaringan komputer adalah firewall. Firewall adalah salah satu aplikasi Linux yang dibutuhkan sebuah router Linux untuk menjaga integritas data yang ada dari serangan-serangan hacker yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan filterisasi terhadap paket-paket yang datang kepadanya. Linux telah menyiapkan aplikasi untuk dijadikan sebuah firewall diantaranya ipchains, iptables dan Shorewall. Pada sistem operasi Linux kemampuan filter paket data sudah dimasukkan dalam kernel, kernel Linux sudah punya kemampuan filter paket data. Pada saat ini, digunakan program Shorewall dari Linux Ubuntu Desktop. Ipchains, iptables, dan shorewall ini dapat digunakan sebagai firewall yang handal dan murah. Berbeda dengan ipchains dan iptables, selain murah dan handal, shorewall juga mudah dikonfigurasi. Shorewall yang merupakan kependekan dari Shoreline Firewal, merupakan firewall yang berbasiskan kepada iptables yang dipermudah dalam penggunaanya, Shorewall dapat di installasi pada kebanyakan sistem pada Linux, akan tetapi shorewall paling banyak diaplikasikan untuk pembuatan gateway atau firewall atau router PC berbasiskan UNIX. Shorewall juga banyak diujicobakan pada 2 distro yaitu Mandrake dan Ubuntu. Shorewall (Shoreline Firewall) merupakan firewall yang berbasis iptable yang dapat digunakan pada suatu sistem deticated, gateway/router/server multifungsi atau pada standalone linux. shorewall merupakan software yang dipakai untuk setting aturan masuk dan keluar serta kebijakan-kebijakan yang perlu dilakukan dalam pengamanan komputer yang terhubung ke jaringan.
Transceiver Data Wireless Untuk Controling Peralatan Elektronik Berbasis Mikrokontroler At89s51 : Transceiver Data Wireless Untuk Controling Peralatan Elektronik Berbasis Mikrokontroler At89s51 allwine allwine; Mhd. Dicky Syahputra Lubis
Jurnal Armada Informatika Vol 1 No 2 (2017): JURNAL ARMADA INFORMATIKA
Publisher : STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.894 KB)

Abstract

Penggunaan teknologi telekomunikasi sebagai sistem kendali jarak jauh memungkinkan seseorang dapat melakukan pengendalian terhadap suatu objek tanpa harus mendekati objek atau peralatan yang akan dikendalikan tersebut. Beranjak dari kenyataan inilah maka muncul suatu keinginan penulis untuk membuat suatu alat yang dapat mengendalikan peralatan elektronika seperti lampu dan kipas angin dari jarak jauh dengan menggunakan Mikrokontroler AT89S51 sebagai unit pengendali utama, sehingga kita bisa mengaktif atau menon-aktifkan suatu peralatan elektronika tanpa harus mendekati peralatan tersebut. Sistem tranceiver data tanpa kabel berbasis Mikrokontroler AT89S51 secara keseluruhan yang terdiri dari input berupa pemancar dan penerima, kemudian mengirimkan data ke sistem minimum mikrokontroler AT89S51 dan menghasilkan keluaran yang akan menggerakkan relay dalam menghidupkan atau mematikan peralatan listrik. Sistem ini memanfaatkan Mikrokontroller yang mampu menerima input dari remote dan mengolahnya kemudian mengirimkan data tersebut untuk mengaktifkan relay sehingga peralatan elektronik dapat dikendalikan.
Sistem Lalu Lintas Jaringan Pada PT. Rifansi Dwi Putra Menggunakan Mikrotik RouterOS: Sistem Lalu Lintas Jaringan Pada PT. Rifansi Dwi Putra Menggunakan Mikrotik RouterOS Allwine Allwine; Mhd. Dicky Syahputra Lubis
Jurnal Armada Informatika Vol 1 No 1 (2017): JURNAL ARMADA INFORMATIKA
Publisher : STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1313.983 KB)

Abstract

Jaringan komputer bukanlah hal yang baru saat ini, hampir disetiap perusahaan memiliki jaringan komputer untuk memperlancar hubungan baik diberbagai bidang terutama dalam media informasi pengumpulan data-data kantor, dan sharing data dari rekan keraja. Dengan adanya pengaksesan internet, sharing data, dan sharing printer yang begitu bebas dalam lalu lintas jaringan yang ada maka disini penulis menggunakan sebuah alat yang disebut Mikrotik RouterOS. Dimana dalam penggunaan Mikrotik RouterOS ini dapat memaksimalkan penggunaan lalu lintas jaringan yang dahulunya dapat mengakses internet, sharing data, dan sharing printer dengan bebas kini dapat dibatasi dalam penggunaannya dan dapat menguntungkan bagi perusahaan bila salah satu data yang dianggap penting tidak dapat diakses dan diberikan oleh perusahan lain.
Mengatur Akses Internet dan Management Bandwidth Menggunakan Server ClearOs Enterprise v.5.2 : Mengatur Akses Internet dan Management Bandwidth Menggunakan Server ClearOs Enterprise v.5.2 Mhd. Dicky Syahputra Lubis; Allwine Allwine
Jurnal Armada Informatika Vol 1 No 1 (2017): JURNAL ARMADA INFORMATIKA
Publisher : STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.736 KB)

Abstract

Manajemen bandwidth dapat diterapkan untuk lembaga, perusahaan, sekolah, universitas, bisnis rumahan. Sistem ini didukung oleh software yang berbasis open source, sistem itu adalah sistem operasi linux ClearOS Enterprise v5.2. ClearOS (sebelumnya bernama ClarkConnect) adalah distribusi Linux, berdasarkan CentOS dan Red Hat Enterprise Linux, dirancang untuk digunakan dalam usaha kecil dan menengah sebagai jaringan internet dan server proxy. Hal ini dirancang untuk menjadi alternatif untuk Windows Small Business Server. Perangkat lunak ini dibangun oleh ClearFoundation, dan dukungan layanan lainnya dapat dibeli dari ClearCenter. Fitur yang disediakan ClearOS Enterprise v5.2 adalah web-based atau webconfig dan Command Line Interface (CLI). Melihat akan kemudahan maka dibuatlah server sederhana dengan menggunakan operating system linux ClearOS yang didalamnya telah terkonfigurasi pengaturan hak akses user dan management bandwidth.
Penggunaan Metode Cyclic Redundancy Check 32 (CRC32) Sebagai Pendeteksian Kerusakan File Dokumen: Penggunaan Metode Cyclic Redundancy Check 32 (CRC32) Sebagai Pendeteksian Kerusakan File Dokumen Reza Alamsyah; Mhd. Dicky Syahputra Lubis
Jurnal Armada Informatika Vol 1 No 2 (2017): JURNAL ARMADA INFORMATIKA
Publisher : STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.067 KB)

Abstract

Dokumen-dokumen digital dihasilkan dengan menggunakan aplikasi-aplikasi pengolah kata seperti Microsoft Word atau Notepad menjadi sebuah file dengan ekstensi yang berbeda sesuai dengan aplikasi pengolah kata yang digunakan. Seperti halnya dokumen yang bersifat manual, dokumen-dokumen digital ini tidak terlepas dari bahaya kerusakan. Salah satu kerusakan yang sering terjadi pada dokumen digital adalah perubahan yang terjadi didalam dokumen tersebut akibat dari serangan virus atau pemadaman komputer dengan paksa. CRC32 (Cyclic Redundancy Check 32 Bit) merupakan suatu metode yang menggunakan fungsi hash dalam membaca sebuah struktur dalam sebuah file dalam transmisi atau penyimpanan sebuah data. CRC32 dapat digunakan untuk mendeteksi error (kerusakan) pada sebuah data yang mungkin terjadi pada saat transmisi data atau pengiriman data. Perangkat lunak yang dirancang mampu mendeteksi apakah suatu file mengalami perubahan atau kerusakan berdasarkan nilai checksum dan nilai CRC dari file tersebut. Perangkat lunak ini memiliki kelemahan dalam hal proses pendeteksian kerusakan file, dimana perangkat lunak tidak dapat mendeteksi lebih dari satu file sekaligus dalam satu proses pendeteksian