Selvy Maria Widuhung
Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : KOMUNIKATA57

EFEK KOMUNIKASI WEBSERIES LAYANGAN PUTUS TERHADAP PERSEPSI ISTRI MENGENAI KESETIAAN SUAMI Selvy Maria Widuhung
KOMUNIKATA57 Vol 3 No 2 (2022): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v3i2.522

Abstract

Tema perselingkuhan saat ini selalu menjadi perhatian masyarakat luas, karena tema tersebut sangat lekat dengan kehidupan nyata dalam berumah tangga. Diawali dengan kesuksesan drama Korea The World of The Married, Indonesia pun membuat film webseries berjudul Layangan Putus yang diangkat dari kisah nyata seorang wanita bernama Eca Prasetya atau dikenal dengan Mommy ASF. Melalui artikel ini, penulis akan mengangkat bagaimana persepsi istri setelah menonton webseries Layangan Putus, yang dilihat dari efek komunikasi tayangan tersebut secara Kognitif, Afektif dan Behavioral. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui Forum Group Discussion (FGD), terhadap 5 narasumber dengan kriteria yang telah ditetapkan. Pada akhir penelitian ini disimpulkan bahwa hampir semua istri terpapar baik secara Kognitif, Afektif dan behavioral setelah menonton tayangan webseries tersebut sehingga menghasilkan sebuah persepsi mengenai kesetiaan dalam kehidupan rumah tangga, bahwa kesetiaan suami bukan hanya dilihat dari sudah terjalinnya hubungan istimewa dengan wanita lain, namun juga kemampuan mereka menjaga komitmen untuk tidak membuka celah bagi orang lain masuk ke dalam rumah tangganya.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL SUAMI ISTRI MENGENAI PERSELINGKUHAN PASCA MENYAKSIKAN WEBSERIES LAYANGAN PUTUS Selvy Maria Widuhung
KOMUNIKATA57 Vol 4 No 2 (2023): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v4i2.949

Abstract

Setiap pernikahan pasti memiliki ujiannya masing-masing, bisa dari hal yang berhubungan dengan ekonomi, keluarga, urusan kerja, hingga kehadiran orang ketiga. Pada jurnal ilmiah kali ini penulis ingin meneliti mengenai bagaimana hubungan komunikasi interpersonal pasangan suami istri mengenai perselingkuhan setelah menonton webseries Layangan Putus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada para narasumber. Dimana penulis akan menilai keefektifan komunikasi interpersonal masing-masing rumah tangga melalui 5 indikator Komunikasi interpersonal dari Devito yaitu keterbukaan, empati, dukungan, rasa positif, dan kesetaraan. Pada akhir penelitian ini dapat diketahui bahwa ada beberapa komunikasi antara pasangan suami istri yang tidak berjalan dengan baik, khususnya mengenai hal-hal yang sensitif seperti mengenai kepuasan hubungan intim dan kemungkinan perselingkuhan. Mereka menganggap hal seperti itu tabu untuk dibicarakan setelah pernikahan, namun ada pula yang cenderung terbuka dengan pasangan masing-masing dengan harapan dapat menumbuhkan saling pengertian dan hubungan yang lebih erat lagi.
ANALISA KOMENTAR PORNOTEKS PADA AKUN TIKTOK KINDERFLIX.IDN Selvy Maria Widuhung
KOMUNIKATA57 Vol 5 No 1 (2024): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v5i1.1270

Abstract

Minimnya tayangan khusus balita membuat kehadiran konten Kinderflix di berbagai media sosial seperti Youtube, Instagram, dan TikTok menjadi tayangan favorit yang langsung disukai balita di Indonesia. Sayangnya hal tersebut tidak dibarengi dengan pemahaman masyarakat, khususnya laki-laki dewasa yang salah mengartikan kehadiran acara tersebut, dengan melontarkan komentar-komentar cabul yang berujung pada pelecehan seksual terhadap pembawa acara konten Kinderflix. Penelitian ini akan melihat bagaimana komentar netizen pada akun Kinderflix di TikTok dipengaruhi oleh faktor persepsi positif dan negatif dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan analisis isi serta menggunakan teori Miles dan Huberman yang berupaya membedah suatu kasus dengan menggunakan tiga klasifikasi data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa sebagian besar penulis komentar pada konten TikTok Kinderflix adalah laki-laki, dan terdapat beberapa komentar yang mengarah pada pelecehan seksual secara online. Meski tentu saja ada juga komentar positif atas konten edukasi untuk balita tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih bijak dalam berkomentar di media sosial sehingga dapat mendukung para pembuat konten berkualitas untuk maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat.