This Author published in this journals
All Journal ejurnal imedtech
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : ejurnal imedtech

EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN PRESTASI BELA DIRI SHOTO-KAI KABUPATEN NAGEKEO Barnabas Wani
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 4, No 1 (2020): JUNI 2020
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.903 KB) | DOI: 10.38048/imedtech.v4i1.221

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk 1) Untuk mengevaluasi bagaimana konteks prestasi bela diri shotokai kabupaten Nagekeo, 2) Untuk mengevaluasi bagaimana input yang meliputi sumber daya manusia, kualitas dan ketersediaan sarana dan prasarana, Sumber dana pembinaan prestasi  bela diri shotokai kabupaten Nagekeo, 3) Untuk mengevaluasi bagaimana proses program pembinaan olahraga bela diri sotokai kabupaten Nagekeo, 4) Untuk mengevaluasi bagaimana hasil pembinaan olahraga bela diri shotokai kabupaten Nagekeo.Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi data. Hasil dari penelitian ini ialah 1) context yang meliputi visi, misi, tujuan pembinaan sotokai kabupaten Nagekeo dikatakan baik karena mempunyai semuanya dari aspek yang ada 2) Input  yang meliputi sumber daya manusia, sarana prasana dan dana. Pelatih yang ada pada sotokai kabupaten Nagekeo  mempunyai standar yang baik karena pelatih memiliki lisensi pelatih tingkat nasional serta mempunyai atlet, sarana prasarana yang masih sangat kurang sehingga mempengaruhi tingkat prestasi dari atlet shotokai Nagekeo. Dana bersumber dari dukungan pemerintah daerah Kabupaten Nagekeo. 3) Proses yang meliputi pelaksanan program dan koordinasi, pelaksanaan program latihan pada cabang olahraga shotokai Nagekeo baik karena mempunyai program latihan yang baik, koordinasi antara pemerintah, pelatih dan atlet berjalan baik.  4) product, prestasi atlet sotokai kurang dan menurun ditandai dengan perolehan medali pada setiap kejuaran. Kesimpulannya bahwa dilihat dari aspek contex, input, proses dan product semuanya belum pada standar yang baik selayaknya pada pembinaan olahraga prestasi pada umumnya