Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : National Multidisciplinary Sciences

Penerapan PSAK Etap Wisata Kebun Teh Gunung Gambir Andika Jaya; Yulinartati Yulinartati; Nina Martiana
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 3 (2022): Proceedings N-CoME 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.799 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i3.82

Abstract

PT Perkebunan Nusantara XII(Persero) Jember meru- pakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN)yang bergerak dalam bidang pertanian yang menghasilkan produk-produk pertanian seperti kopi, kakao, karet, teh, dan kayu . Salah satu kebun milik PT Perkebunan Nusantara XII (Persero) adalah Kebun Teh Gunung Gambir yang mulai ditanam pada tahun 1918, 1823, dan 1927 dikelolah oleh PT Perkebunan Nusantara XII. Selain itu PT Perkebunan Nusantara XI I juga mengolah destinasi wisata alam, yang di buka pada pertengahan 2018. Berdasarkan penelitian pendahuluan diketahui bahwa penyusunan laporan keuangan PT Perkebunan Nusantara XII Gunung Gambir tidak sesuai dengan SAK ETAP. Pihak PT Perkebunan Nusantara XI Gunung Gambir kurang memahami cara penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode stady kasus. Penerapan SAK ETAP pada Wisata Kebun Teh Gunung Gambir adalah tindakan yang tepat untuk mencatat laporan keuangan yang sesuai dengan pedoman Akuntansi. sehingga bisa mempermudah mengetahui hasil pendapatan keuangan baik neraca, laporan laba/rugi, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan laporan keuangan. Dengan adanya penera pan SAK ETAP ini karyawan yang ada di Wisata Kebun Teh Gunung Gambir bisa menerapkan atau menyusun laporan keuangan dengan benar dan tidak menyesatkan pengguna laporan keuangan. Laporan keuangan terbagi dari beberapa elemen Akuntansi yang disesuaikan dengan SAK ETAP antara lain laporan neraca, laporan laba/rugi, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan. Dari laporan keuangan yang disusun berdasarkan SAK ETAP antara lain dapat diketahui bahwa Wisata Kebun Teh Gunung Gambir memiliki Aset lancar sebesar Rp. 308.300.000 dan Aset Tetap sebesar Rp 241.700.000.
Pengaruh Non Performing LOAN (NPL), LDR, dan BOPO terhadap Return on Asset (ROA) Perbankan di Indonesia Arya Aji Zulfikri; Yulinartati Yulinartati; Mohammad Halim
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 3 (2022): Proceedings N-CoME 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.505 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i3.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel Non Performing Loan (NPL), Loan To Deposit Ratio (LDR), dan BOPO terhadap Return On Asset (ROA) di Bank Umum Konvensional di Indonesia tahun 2019-2020. Data yang dipakai menggunakan data sekunder yang didapatkan melalui situs resmi OJK dan website masing-masing perbankan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda yakni uji parsial (uji t) pada level signifikansi 5%. Hasil uji hipotesis secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa NPL berpengaruh signifikan pada ROA, dengan nilai signifikansi sebesar 0,029. LDR tidak berpengaruh signifikan pada ROA dengan nilai signifikansi sebesar 0,233. Sedangkan BOPO berpengaruh signifikan pada ROA dengan nilai signifikansi sebesar 0,000.
Analisis Penerapan Akuntansi Pembiayaan Gadai Emas Dan Investasi Emas Syariah Pada Pt. Bank Syariah Mandiri Kcp Balung Jember Naimatul Munawaroh; Yulinartati Yulinartati; Wahyu Elok Fitriya
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 3 (2022): Proceedings N-CoME 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.424 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i3.97

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus yang bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah akuntansi dalam pembiayaan gadai emas dan investasi emas syariah yang dilaksanakan oleh Bank Syariah Mandiri di Balung Jember. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan PSAK No. 107 tentang ijarah dan PSAK 102. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan sumber data primer. Penulis menggunakan data dengan mewawancarai salah satu pegawai atau kepala bagian gadai Bank Syariah Mandiri di Balung Jember. Data diperoleh dari wawancara sebagai pedoman tata cara akuntansi ijarah yang diterapkan pada produk pembiayaan gadai emas syariah. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pelaksanaan gadai emas BSM belum sepenuhnya sesuai dengan PSAK 107 dimana Bank Mandiri Syariah tidak memasukkan rekening pendapatan ijarah sedangkan dalam PSAK 107 poin pertama adalah memasukkan rekening pendapatan ijarah. Namun dalam pelaksanaan akuntansi emas untuk investasi atau produk angsuran emas BSM telah dilakukan sesuai dengan PSAK 102.
Analisis Penerapan ISAK 35 Pada Yayasan Panti Asuhan Jombang Jember Nur lailatul hasanah; Yulinartati Yulinartati; Nina Martiana
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 5 (2022): Proceedings NDAAF 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.927 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i5.218

Abstract

Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 35 adalah suatu laporan keuangan yang tidak berorientasi mencari laba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan laporan keuangan Yayasan Panti Asuhan Darush Shibyan sesuai dengan ISAK 35. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berfungsi untuk menguraikan, menggambarkan, membandingkan, suatu data serta menerangkan suatu keadaan. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa Yayasan Panti Asuhan Darush Shibyan terdapat permasalahan dalam penyusunan laporan keuangannya. Yayasan Panti Asuhan Darush Shibyan hanya melakukan pencatatan pengeluaran dan penerimaan saja. Laporan yang baik adalah laporan keuangan yang mudah untuk dimengerti dan sesuai dengan ISAK 35, oleh karena itu Yayasan Panti Asuhan Darush Shibyan perlu merekontruksi dalam penyusunan laporan keuangan. Dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan ISAK 35 mempunyai 5 komponen yaitu laporan posisi keuangan, laporan komprehensif, laporan arus kas, laporan aset neto dan catatan atas laporan keuangan