Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL SUMBER DAYA AIR

DAMPAK KENAIKAN MUKA AIR LAUT TERHADAP KESESUAIAN LAHAN RAWA PASANG SURUT TABUNGANEN KALIMANTAN SELATAN L. Budi Triadi
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2059.3 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v10i2.128

Abstract

Kesesuaian lahan daerah rawa sangat dipengaruhi oleh kondisi fluktuasi muka air laut, curah hujan, potensial drainase dan intrusi air laut. Dengan adanya pengaruh perubahan iklim global yang menyebabkan naiknya muka air laut, akan merubah hidrotopografi lahan rawa, yang mengakibatkan perubahan jenis tanaman yang sesuai pada lahan tersebut.. Perubahan kesesuaian lahan tersebut dialami oleh daerah rawa yang dekat dengan muara sungai seperti daerah rawa Tabunganen. Daerah rawa Tabunganen yang berada di sekitar muara sungai Barito akan menerima dampak perubahan kenaikan muka air laut secara langsung. Penelitian ini menggunakan GIS untuk mendapatkan peta keseuaian lahan eksisting dan dampak kenaikan muka air laut melalui cara tumpang susun peta-peta tematik, antara lain peta irigasi dan drainase, peta kedalaman gambut dan pirit, serta peta salinitas. Dengan diketahuinya dampak kenaikan muka air laut tersebut terhadap deliniasi kesesuaian lahannya, maka dapat dilakukan antisipasi dengan melakukan adaptasi jenis tanaman terhadap tren perubahan kesesuaian lahan yang terjadi.
Dampak Kenaikan Muka Air Laut Terhadap Kesesuaian Lahan Rawa Pasang Surut Tabunganen Kalimantan Selatan L. Budi Triadi
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32679/jsda.v10i2.115

Abstract

Kesesuaian lahan daerah rawa sangat dipengaruhi oleh kondisi fluktuasi muka air laut, curah hujan, potensial drainase dan intrusi air laut. Dengan adanya pengaruh perubahan iklim global yang menyebabkan naiknya muka air laut, akan merubah hidrotopografi lahan rawa, yang mengakibatkan perubahan jenis tanaman yang sesuai pada lahan tersebut.. Perubahan kesesuaian lahan tersebut dialami oleh daerah rawa yang dekat dengan muara sungai seperti daerah rawa Tabunganen. Daerah rawa Tabunganen yang berada di sekitar muara sungai Barito akan menerima dampak perubahan kenaikan muka air laut secara langsung. Penelitian ini menggunakan GIS untuk mendapatkan peta keseuaian lahan eksisting dan dampak kenaikan muka air laut melalui cara tumpang susun peta-peta tematik, antara lain peta irigasi dan drainase, peta kedalaman gambut dan pirit, serta peta salinitas. Dengan diketahuinya dampak kenaikan muka air laut tersebut terhadap deliniasi kesesuaian lahannya, maka dapat dilakukan antisipasi dengan melakukan adaptasi jenis tanaman terhadap tren perubahan kesesuaian lahan yang terjadi.
Dampak Dinamika Muka Air Tanah pada Besaran Dan Laju Emisi Carbon Di Lahan Rawa Gambut Tropika L. Budi Triadi; Fengky F. Adji; Yudi Lasmana
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1498.057 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v14i1.288

Abstract

Drainage of peatlands will lower the water table, decompose the organics matter and increases the fire risk. Therefore knowledge of C emission rate is very important for drainage system planning, in order to preservepeat. Scientific methods that used in this study: calculation of thickness/ depth of the peat, peat volume, oxidized peat volume, C dry peat weight and CO2 equivalent. The rate of emission C is calculated on the basisof emission C and subsidence time. Furthermore, the emission rate C (Mton CO2/ yr) is calculated based on 4 (four) model/ scenario concepts, i.e: actual/ existing condition, plantation, canal blocking and canal blocking with reforestation. This activity was conducted in Sei Ahas, Kapuas, Central Kalimantan and Sungai Buluh, Tanjung Jabung Timur, Jambi. Based on research, it was found that land use change will greatly affect the change of ground water level of peat that contributes to increases the emission of C to the atmosphere.