Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal of Sustainable Community Development (JSCD)

Penyuluhan Practical Approach of Service Excellent untuk Dosen dan Karyawan di Fakultas Hukum Universitas Tarumanegara Leonnard Ong
Journal of Sustainable Community Development (JSCD) Vol 1 No 1 (2019): Journal Of Sustainable Community Development (JSCD)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32924/jscd.v1i1.2

Abstract

ABSTRAK Globalisasi, liberalisasi pendidikan tinggi dan tingginya iklim persaingan menyebabkan perguruan tinggi saat ini seharusnya tidak hanya berfokus pada masalah administrasi dan indikator-indikator kuantitatif, tetapi yang paling penting adalah memberikan kualitas pelayanan yang tinggi bagi konsumen utama mereka. Dalam hal ini, terdapat dua jenis konsumen perguruan tinggi, yaitu konsumen internal dan konsumen eksternal. Model service-value chain menjelaskan hubungan antar kedua konsumen tersebut dan dua jenis service quality, yaitu internal dan external service quality. Kemampuan perguruan tinggi menjamin internal service quality akan membawa kepada external service quality yang akan menghasilkan kepuasan dan loyalitas mahasiswa. Kedua hal ini akan menjamin perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi swasta agar dapat bersaing dan memiliki keunggulan kompetitif dalam jangka panjang. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan serta memberikan motivasi kepada para 22 dosen dan 19 karyawan di Fakultas Hukum, Universitas Tarumanegara mengenai konsep service quality berdasarkan model service-value chain, langkah-langkah aplikasinya, tingkatan service quality dan customer touch points. Metode penyampaian dilakukan dengan ceramah, tanya jawab, dan diskusi dengan peserta. Selama kegiatan ini berlangsung, peserta dapat mengikuti penyuluhan dengan interaktif dan sangat baik. Diharapkan adanya penyuluhan lanjutan mengenai materi yang disampaikan untuk memberikan pengetahuan lanjutan dan mengevaluasi praktik-praktik yang telah dilakukan pasca penyuluhan. ABSTRACT Globalization, liberalization of universities and high competitiveness should currently make the universities not only focus on the administrative stuff and the quantitative indicators, but most importantly to provide the highest service quality to their main customers. There are two types of universities’ customers, i.e. internal and external customers. The model of service-value chain explains the relationship between those two customers and two types of service qualities, i.e. internal and external service quality. The capability of the university to maintain the internal service quality will bring the external service quality to achieve students’ satisfaction and loyalty. These two achievements will guarantee the university, particularly the private university, to compete and to have the excellence competitiveness in the long term. This workshop aimed to provide the knowledge and insight as well the motivation to all 22 lecturers plus 19 employees of the Law Faculty of Tarumanegara University, regarding to service quality concept based on service-value chain model, the application steps, service quality levels and customer touch points. The methodology was chosen by giving discourse, question and answer and discussion among the participants. During the activities, the participants were able to interactively involve very well. It is expected further workshop for the similar subject can be provided to extend the knowledge and to evaluate the practices which will have been made after the workshop.
Penguatan Jejaring Bisnis melalui Kualitas Layanan di PP Properti Leonnard Ong
Journal of Sustainable Community Development (JSCD) Vol 3 No 1 (2021): Journal Of Sustainable Community Development (JSCD)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32924/jscd.v3i1.23

Abstract

Dalam industri konstruksi, hubungan antara pelanggan dan kontraktor merupakan suatu hubungan yang kompleks dan bertingkat antara para pihak secara bersamaan dan berkolaborasi dalam suatu jaringan. Pelanggan dalam industri konstruksi merupakan suatu kesatuan dalam jaringan bisnis yang dibangun dan dikembangkan sehingga perusahaan konstruksi menjadi tumbuh dan berkembang. Salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri konstruksi dan properti di Indonesia adalah PT PP Properti. Pemahaman terkait dengan dimensi service quality pada perusahaan konstruksi, khususnya di PT PP Properti perlu ditingkatkan agar tindakan dari seluruh organisasi mampu memberikan layanan yang terbaik kepada para pelanggannya, baik pelanggan internal maupun eksternal. Dalam reviu literatur yang telah dilakukan, service quality dalam disiplin konstruksi telah diteliti oleh banyak pakar. Service Quality adalah alat bantu yang dapat digunakankan untuk proses mendapatkan network business, menciptakan dan mempertahankan partnership. Dalam upaya penguatan jejaring bisnis PP Properti, dimensi kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan bukti langsung/berwujud (tangibles) merupakan hal yang penting dalam industri konstruksi. Lebih lanjut, diperlukan penelitian survei untuk mengevaluasi dan mengukur kualitas pelanggan setelah penerapan service quality di PP Properti.
Penguatan Jejaring Bisnis melalui Kualitas Layanan di Perum Peruri Leonnard Ong
Journal of Sustainable Community Development (JSCD) Vol 4 No 1 (2022): Journal Of Sustainable Community Development (JSCD)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32924/jscd.v4i1.65

Abstract

Peruri merupakan salah satu BUMN yang memberikan dampak besar bagi perekonomian di Indonesia. Era transformasi digital berimplikasi pada pentingnya pemahaman terkait dengan pemasaran dan konsep produk dan jasa, dimana perkembangan teknologi digital juga turut mempengaruhi dinamika bisnis tanah air. Dalam kaitannya dengan penguatan konsep pemasaran dan produk pada era digital tersebut, pengabdian pengajar kepada masyarakat dilakukan melalui penyuluhan dan diskusi terbuka dengan perusahaan, khususnya dengan tema Pemasaran Stratejik pada Era Digital serta Konsep Produk dan Jasa. Aktivitas pemasaran pada banyak penelitian menunjukkan adanya dampak positif baik pada loyalitas pelanggan dan pada ekuitas merek (brand equity) pada berbagai sektor. Bagi Peruri, realisasi strategi pemasaran membawa dampak positif bagi perusahaan dengan terciptanya beberapa kerjasama dalam negeri maupun luar negeri. Peruri juga memiliki 7 jenis produk (uang kertas dan logam, logam non uang, kertas berharga non uang solusi bisnis digital, Peruri Code, Peruri Sign, serta Peruri Trust) yang memiliki posisi pada tahap siklus hidup yang berbeda. Posisi yang berbeda tersebut tentu juga memerlukan pemahaman dan aktivitas pemasaran yang berbeda pula. Pemahaman terhadap konsep pemasaran serta produk dan jasa bagi seluruh jajaran staf dan manajemen Peruri perlu terus ditingkatkan agar tindakan dari seluruh organisasi mampu mewujudkan kebijakan strategis yang dijalankan pada tahun 2021, serta meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan secara jangka panjang. Lebih lanjut, penelitian praktis untuk mengevaluasi dan mengukur aktivitas pemasaran dan dampaknya terhadap Peruri perlu dilakukan menggunakan penelitian survei yang lebih komprehensif.
Penguatan Kewirausahaan melalui Pengenalan Business Model Canvas Leonnard Ong
Journal of Sustainable Community Development (JSCD) Vol 5 No 1 (2023): Journal Of Sustainable Community Development (JSCD)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32924/jscd.v5i1.73

Abstract

Business models simplify complex business realities into basic elements that are easy to create. The Business Model Canvas (BMC) has been popularized as a tool to help entrepreneurs describe, design, challenge, discover, and spin business models. BMC consists of nine basic building blocks that are used to describe the business model canvas, namely customer segments channels, key resources, key activities, value proposition, revenue stream, costs structure, customer relationship, and key partnership. BMC is often used in entrepreneurship training. In addition, many start-ups in Indonesia that are initiated by students require an effective way to turn ideas into businesses, namely a business model. In this community service study, it is hoped that it can provide more knowledge and practical skills in the business model canvas, as well as develop entrepreneurial potential for students. In the future, a more comprehensive survey research is needed to empirically evaluate the relationship between understanding BMC and increasing entrepreneurial potential for students.
Post-Earthquake Community Service at SDN Sarampad, Cianjur: The Needs of Existence, Relatedness, Growth (ERG) for Elementary School’s Students and Teachers Liza Agustina Maureen Nelloh; Leonnard Ong; Yulita Susanti; Sony Wiwiek Antonio; Sidrotun Naim; Sasotya Pratama
Journal of Sustainable Community Development (JSCD) Vol 5 No 1 (2023): Journal Of Sustainable Community Development (JSCD)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32924/jscd.v5i1.86

Abstract

earthquake has shaken the earth of Cianjur and has given a lot of pain and trauma to the citizen in many sectors, including education, especially for elementary schools. As planned, the PAS (final exam assessment) would be held simultaneously from December 5 to December 9, 2022. However, the big earthquake at the end of November, has devastated the dreams of every schools in Cugenang, Cianjur to follow the PAS. Cugenang regency got the significant impact on destruction of school buildings and houses. Elementary schools have lost their opportunity to follow the PAS on time and stopped giving the education service since then. Therefore, Directorate General of Higher Education, Research and TechnologyMinistry of Education, Culture, Research and Technology (Kemenristekdikti) has given the opportunity for some higher education institutions to help Cianjur. SDN Sarampad in Cugenang Region, Cianjur has stopped their education activities since the earthquake because the limitation of living and damage caused of the school buildings. They lost the needs of ERG (existence, relatedness, growth) and have no plan for the PAS anymore. Hence, STM IPMI planned for the ERG Program to students class 1, 2, 3, 4, 5, 6 to SDN Sarampad from the earliest December to the latest December 2022. In total there were three visits to SDN Sarampad to support their ERG needs and preparing the students and teachers to continue the educational activities.