Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Flash

PENGEMBANGAN WEBSITE UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN PENERAPAN JURNAL ELEKTRONIK BERBASIS OPEN SOURCE DI POLITEKNIK NEGERI KUPANG Imanuel Christian Mauko; Nicodemus Mardanus Setiohardjo; Fredrik Paulus Noach
Jurnal Ilmiah Flash Vol 3 No 2 (2017)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2280.398 KB) | DOI: 10.32511/flash.v3i2.145

Abstract

Salah satu kegiatan UP2M PNK sebagai pengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepadamasyarakat di Politeknik Negeri Kupang adalah menyampaikan informasi terkait pelaksanaankegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat kepada civitas akademik Politeknik Negeri Kupangyang dilakukan melalui penyampaian surat kepada tiap unit dan jurusan di Politeknik Negeri Kupangataupun melalui media sosial seperti WhatsApp. Adapun kelemahan dari penyampaian informasimelalui media surat (kertas) tidak dapat menjangkau seluruh civitas akademik PNK secara luas.Begitu juga dengan menggunakan media WhatsApp yang hanya menjangkau dosen yang tergabungdalam grup WhatsApp tersebut.Saat ini di Politeknik Negeri Kupang sudah terdapat beberapa jurnal ilmiah yang diterbitkansecara berkala, yaitu jurnal Mitra, Saintec, Flash (Teknik Elektro), Juteks (Teknik Sipil), Jaka(Akuntansi), dan Bisman (Bisnis Manajemen). Dari hasil penelitian sebelumnya telah dilakukanpenerapan jurnal elektronik (e-journal) untuk jurnal Flash dan Jaka menggunakan aplikasi e-journalberbasis open source yaitu Open Journal Systems (OJS). Berdasarkan rencana kerja dari UnitPenelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Kupang (UP2M PNK) yangberkoordinasi dengan pengelola jurnal bahwa akan diterapkan jurnal elektronik pada seluruh jurnalyang ada di lingkungan Politeknik Negeri Kupang (PNK).Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sebuah website bagi UP2M PNK yang dapatmembantu UP2M PNK dalam menyampaikan informasi terkait kegiatan penelitian dan pengabdianmasyarakat di Politeknik Negeri Kupang, serta mengimplementasikan jurnal elektronik untukseluruh jurnal yang ada di Politeknik Negeri Kupang menggunakan Open Journal Systems (OJS).Tahapan-tahapan dalam melakukan penelitian ini mengacu pada metode pengembangan web yangmeliputi: (1) Analysis, (2) Design, (3) Generation, (4) Implementation
Pemetaan Dan Analisis Tingkat Radiasi Gelombang Extremely Low Frequency (Elf) Pada Permukaan Bumi Tertentu Sebagai Suatu Pendekatan Ilmiah Terhadap Fenomena Paranormal (Studi Kasus Pada Tempat-Tempat Angker Di Kabupaten Alor) Imanuel Christian Mauko; Robinson A Wadu; Nicodemus Mardanus Setiohardjo
Jurnal Ilmiah Flash Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/flash.v6i2.716

Abstract

The existence of Extremely Low Frequency (ELF) waves in several places on earth, also influences the socio-cultural mindset of certain people who strongly believe in paranormal, superstitious and mystical stories about the existence of ghosts around them. One of the places known for its paranormal practice is the people who inhabit Alor Island in Alor Regency, East Nusa Tenggara, Indonesia. This paranormal phenomenon still cannot be explained logically, so that sometimes it causes complicated social problems in society, even the stikma of "Orang Alor Suanggi" appears in social interactions. This research was conducted to find out the existence of Earth's Extremely Low Frequency (ELF) electromagnetic field radiation at a certain location with a case study in Alor Regency. This research was conducted by measuring the level of Extremely Low Frequency (ELF) wave radiation using an EMF detector at haunted / sacred places in Alor Regency and connecting it with paranormal events in the community. The results of the research prove that several locations in Alor Regency have high exposure to ELF wave radiation and the effect of the earth's magnetic field is quite large. The village in Subo Village which has the highest observed ELF wave radiation with value at 815 V / M, while the highest instantaneous ELF wave radiation value is the Village in Kaipera at 953 V / M and the highest magnetic field effect value is at the Peak of Timingmang Hill which is 132.52 mT. Locations where exposure to ELF radiation waves were observed at all times, including those with high supernatural power backgrounds, according to the residents on Alor Island.