PT. Autoplastik Indonesia merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi berbagai komponen otomotif yang berbahan plastik. PT. Autoplastik Indonesia menggunakan 3 line yaitu line plastic injection, line painting, dan line assembling. Namun, terdapat kerusakan pada mold yang menyebabkan line stop atau proses produksi terhenti, sehingga dapat merugikan waktu dan materi. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat mengetahui penyebab dan akibat permasalahan yang terjadi pada sistem mold yang digunakan sebagai cetakan untuk membuat produk tersebut sehingga dapat dilakukan pembenahan pada kerusakan secara cepat dan tetap serta tidak terjadi line stop yang cukup lama dan merugikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kerusakan yang dialami oleh mold ini berpengaruh pada proses produksi dan menimbulkan kecacatan pada produk yang berupa cacat silver yang diakibatkan oleh operator yang lalai dalam memeriksa keadaan yang terjadi. Cacat silver ini timbul karena terjadi keterlambatan pengisian material pada hopper dan juga disebabkan oleh material yang lembab.