Kontraktor utama sangat bergantung pada jasa subkontraktor untuk menurunkan biaya dan meningkatkan efisiensi pada proyek konstruksi. Subkontraktor melaksanakan tugas tertentu yang tidak dapat dilakukan oleh kontraktor utama secara efisien. Untuk mendapatkan subkontraktor yang berkompeten, maka perlu diadakan pemilihan subkontraktor. Pemilihan subkontraktor menjadi sangat penting dalam mengimbangi pertumbuhan industri konstruksi tersebut, sehingga kontraktor utama sebagai pelaksana konstruksi membutuhkan subkontraktor atau kontraktor spesialis untuk pekerjaan tertentu yang membutuhkan keahlian khusus. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengkaji temuan-temuan dari beberapa jurnal ilmiah yang berkaitan, sehingga diperoleh faktor-faktor yang berpengaruh dalam pemilihan subkontraktor dan faktor yang paling berpengaruh adalah pengalaman melakukan pekerjaan sejenis. Selain itu juga ditemukan pengaruhnya terhadap waktu pelaksanaan proyek