Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Proceeding Biology Education Conference

INVENTARISASI TANAMAN ANGGREK DI HUTAN IRENGGOLO DUSUN BESUKI, DESA JUGO, MOJO, KEDIRI Purwo Agus Kurniawan; Dwi Ari Budiretnani; Papib Handoko
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggrek merupakan tanaman yang  termasuk dalam bunga-bungaan, yang terkenal memiliki bunga yang indah, yang perlu dijaga kelestariannya.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginventarisasi  flora di Kediri, khususnya anggrek di Hutan Irenggolo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode jelajah, dengan teknik Purposive Sampling pada kawasan Hutan Irenggolo, yang dilakukan mulai September 2012  – April 2013. Hasil dari penelitian ini adalah  ada  4 genus anggrek yang dtemukan di Hutan Irenggolo Kabupaten Kediri, yang terdiri anggrek terestrial, yaitu 1 Dendrobium dan anggrek epifit, yaitu 2 Cattleya, 6 Dendrobium, 5 Dendrocbilum, dan 1 Ascocentrum.  Kata Kunci : Inventarisasi, Anggrek, Irenggolo Kediri
OPTIMASI VOLUME Acetobacter xylinum TERHADAP PRODUKTIFITAS NATA DE COCO PADA MEDIA MINIMUM Hanik Pratiwi; Papib Handoko; Agus Muji Santoso
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 9, No 1 (2012): Prosiding Seminar Nasional IX Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimasi volume Acetobacter xylinum terhadap produktifitas nata de coco pada media minimum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan, A0 = 0 ml starter, A1 = ditambahkan 25 ml starter, A2 =  ditambahkan 50 ml starter, A3 = ditambahkan 75 ml starter, A4 =  ditambahkan 100 ml starter per 1000 mL media minimum (air kelapa 1000 mL, cuka 10 mL, dan gula pasir 100 gram). Data penelitian diperoleh: tebal nata de coco tertinggi diperoleh pada perlakuan A4 dan berat maksimal pada perlakuan A4. Ada signifikasi tebal nata de coco antar perlakuan (Fhit 5,0069 > Ftab 2,87 pada taraf signifikan 5%) serta ada signifikasi berat nata de coco antar perlakuan (Fhit 1127,167 > Ftab 2,87 dengan taraf signifikan 5%). Di samping itu, juga diperoleh korelasi positif antara tebal dengan berat nata de coco (R2=0,9947 dan R=0,9973) dan hasil tersebut diperoleh pada perlakuan A4.   Kata Kunci: Acetobacter xylinum, tebal, berat, nata de coco,