Rachmalia, Rachmalia
Bagian Keilmuan Keperawatan Komunitas Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Idea Nursing Journal

GAMBARAN TIPOLOGI MASALAH KESEHATAN KELUARGA DI DESA ILLIE KECAMATAN ULEE KARENG BANDA ACEH Rachmalia, Rachmalia; Fikriyanti, Fikriyanti
Idea Nursing Journal Vol 2, No 1 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.46 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i1.6359

Abstract

ABSTRAKDalam menyusun masalah kesehatan dan keperawatan keluarga, perawat selalu mengacu kepada tipologimasalah kesehatan keluarga yang dibagi dalam 3 kelompok masalah besar, yaitu: ancaman kesehatan (HealthTreath), kurang/tidak sehat (Defisit) dan situasi krisis (Crysis). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuigambaran masalah kesehatan keluarga di Desa Ilie Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh. Desain penelitianyang digunakan adalah Deskriptif Eksploratif. Metode pengambilan sampel dilakukan secara ProporsionalPurposive Sampling. Pengumpulan data mulai tanggal 1 sampai dengan 5 April 2008 terhadap 47 respondenkeluarga dengan menggunakan rumus Slovin. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner dalam bentukDichotomy Question dan Multiple Choise. Analisa data dilakukan dengan analisa univarian. Data dianalisasecara manual dengan menentukan kategori skala ordinal yang disajikan dalam tabel distribusi frekuensi.Hasil penelitan diperoleh bahwa ancaman kesehatan keluarga berada pada kategori tinggi sebanyak 28kelurga (59,57%), keadaan kurang/tidak sehat kelurga berada pada kategori rendah sebanyak 26 kelurga(53,3%) dan situasi krisis keluarga berada pada kategori tinggi sebanyak 27 keluarga (57,45%). Disarankankepada Pihak Puskesmas Kecamatan Ulee Kareng diharapkan dalam pelaksanaan keperawatan keluargaberpedoman pada penganalisaan dari keadaan dilapangan sebelum mengambil keputusan/tindakan, dan jugaharus mengutamakan keluarga yang memiliki ancaman/resiko tinggi dalam bidang kesehatan.Kata Kunci: Komunikasi, remaja, keluarga, konsep diri.ABSTRACTIn preparing health and family nursing problems, nurses always refer to the typology of family healthproblems that were divided into 3 groups of major issues, namely: Health Threats, Deficit Health and CrisisSituations. This study aims to reveal the family's health problems in the Ilie village of Ulee Kareng, BandaAceh. Design of study used is the descriptive explorative. Sample method is the proportional purposivesampling. Data collection from April 1 to 5, 2008 to gained 47 respondents by using Slovin formula. Datacollection tool using a questionnaire in the form of Dichotomy and Multiple Choise. The data analysis wasperformed by univariate analysis. Data were analyzed manually by specifying the ordinal scale categoryshown in the frequency distribution table. The results found that family health threat at the high categorywere 28 families (59.57%), a less/unhealthy families are in the low category were 26 families (53.3%) andfamily crisis situations at the high category by 27 families (57.45%). It is suggested the health center of UleeKareng is expected in the implementation of family nursing based on the analysis of the situation beforemaking any decisions/actions, and they should also give priority to families with threat/high risk in the healthfield.Keywords: Typology, family, public health center
PERSEPSI PERAN PERAWAT PENDIDIK DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN PROFESI DI PSIK – FK UNSYIAH Rachmalia, Rachmalia; Marisa Evi Sinurat
Idea Nursing Journal Vol 2, No 3 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v2i3.6381

Abstract

ABSTRAKPeran perawat pendidik dalam pembelajaran klinik menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi hasil prestasi belajar yang dapat dinilai dari Indeks Prestasi Kumulatf (IPK) mahasiswa pendidikan profesi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran perawat pendidik di tinjau dari 4 sub peran yakni: penguasaan pengetahuan dan keterampilan klinis, penguasaan keterampilan dasar mengajar, kemampuan membentuk hubungan interpersonal dan karakteristik personal dalam proses pembelajaran klinik dengan prestasi belajar mahasiswa pendidikan profesi. Pengumpulan data diambil dengan menggunakan kuisioner terhadap 48 mahasiswa pendidikan profesi angkatan pertama 2011. Hasil penelitian diperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa mayoritas pada kategori memuaskan (85,4%) dan untuk penguasaan pengetahuan dan keterampilan klinis termasuk dalam kategori baik (39,6%), sedangkan tiga kategori lainnya tergolong dalam kategori cukup. Analisa bivariat menunjukkan ada hubungan antara peran perawat pendidik dengan IPK mahasiswa pendidikan profesi (P Value 0,000). Kesimpulan penelitian ini bahwa perawat pendidik untuk pendidikan profesi masih belum maksimal dalam melakukan perannya yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa. Untuk itu, diharapkan agar perawat pendidik meningkatkan kualitas perannya baik secara formal maupun informal.Kata kunci: peran perawat pendidik, pembelajaran klinik, indeks prestasi kumulatif mahasiswa pendidikan profesi.ABSTRACTThe role of nurse educators in the clinical learning became one of the factors that influence the results of learning achievement that can be seen from grade point average (GPA) of professional education students. This study aimed to know the relationship between the role of nurse educators in the review of the four sub-roles such as: acquisition of knowledge and clinical skills, mastery of basic teaching skills, the ability to form interpersonal relationships and personal characteristics in the clinical learning process of learning achievement of professional education students. Data were collected by using a questionnaire. 48 first graduate from professional education in 2011 were extracted using a total sampling techniquesThe results showed, grade point average (GPA) of professional education students, majority classified in satisfy (85,4%) and for the mastery of knowledge and clinical skills are included in either category (39.6%), whereas the other three categories classified in the sufficient category. Bivariat analyzed results showed that there was a relationship between the role of nurse educators with professional education student GPA (P-value 0.000). It can be concluded that the nurse educator for the professional education is still not maximal in performing its role affecting the student learning achievement. Therefore, nurse educators are expected to improve the quality of the roles both formally and informally.Keywords: role of the nurse educators, clinical teaching, grade point average, professional education students.
PERBANDINGAN PERSEPSI SISWA SMA NEGERI 15 ADIDARMA BANDAACEH TENTANG DUKUNGAN KELUARGA DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU MEROKOK Rachmalia, Rachmalia; Putri Indriyana
Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.313 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i2.6367

Abstract

ABSTRAKPerilaku merokok merupakan perilaku yang dipelajari dan dilakukan oleh banyak orang diantaranya adalah remaja yang pada fase perkembangannya merupakan fase pencarian identitas diri sesuai keinginan dan persepsinya. Perilaku merokok yang dilakukan remaja dalam kehidupan sehari-hari bukan hanya disebabkan oleh faktor dalam diri tetapi juga disebabkan oleh faktor dukungan keluarga dan dukungan teman sebaya. Tujuan penelitian untuk membandingkan persepsi siswa SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh tentangdukungan keluarga dan teman sebaya terhadap perilaku merokok. Desain penelitian deskriptif komparatif, dengan pendekatan cross sectional study dan cara pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Sampel penelitian ini adalah dependent sampel dengan 30 responden yang merokok. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 26 April 2011 dengan kuisioner dalam bentuk dichotomous choice. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 63.3 % siswa mempersepsikan dukungan keluarga terhadap perilaku merokok berada dalam kategori rendah sedangkan 56.7 % siswa mempersepsikan dukungan teman sebaya terhadapperilaku merokok berada dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa pada masa remaja, pola interaksimereka lebih banyak dihabiskan dengan teman-teman sebayanya daripada keluarga, dan melalui uji t-test dependent diperoleh mean dukungan teman sebaya lebih tinggi daripada dukungan keluarga terhadap perilaku merokok (34.1 versus 25.8, p 0.05), maka jelas terlihat ada perbandingan persepsi siswa SMA Negeri 15 Adidarma tentang dukungan keluarga dan teman sebaya terhadap perilaku merokok. Diharapkan kepada remaja khususnya siswa SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh agar tidak mudah menerima pengaruh yang bersifat negatif dan harus lebih bisa selektif dalam mepersepsikan dan menerima pengaruh apapun dari lingkungan sekitarnya.Kata Kunci: Perilaku merokok, RemajaABSTRACTSmoking behavior is a learned behavior done by many people; many of them are teenagers who are indevelopment phase and looking for self-identity as their wish and perception. The smoking behavior done bythe teenagers in their daily life is not only caused by internal factors, but it is also caused by family and peersupport factors. The purpose of this research was to compare the perception of State Senior High School 15(SMA Negeri 15) Adidarma Banda Aceh about the family and peers supports towards the smoking behavior.The research design was comparative design by using cross sectional study approach, and samplingtechnique used in this research was dependent sample with 30 smokers as respondents. The data werecollected on April 26, 2011 by using questionnaire in dichotomous choice form. Based on the researchresults, 63.3% of the students perceived that the family support towards the smoking behavior was in lowcategory level; meanwhile 56.7 % of the students perceived that the peer support towards the smokingbehavior was in high category level. This meant that interaction pattern of the teenagers was spent morehours interacting with their peers than family, and from dependent T-test was obtained that the mean scoresfor peer support were significantly higher than family support towards the smoking behavior (34.1 versus25.8, p 0.05), thus it was clear that there were the comparison of perception of SMA Negeri 15 Adidarmastudents about the family and peer support towards the smoking behavior. It is expected to teenagers,especially the SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh students do not accept negative influence easily andthey should be more selective in giving perception and accepting any influences from their surroundings.Keywords: Smoking Behavior, Teenager
PERILAKU IBU MENYUSUI DAN ANGKA KESAKITAN PADA ANAK DI DESA CEURIH KOTA BANDA ACEH Rachmalia, Rachmalia; Oksa Hakiki Sujanta
Idea Nursing Journal Vol 3, No 1 (2012): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.199 KB) | DOI: 10.52199/inj.v3i1.6420

Abstract

ABSTRAKKenyataan pada saat ini ternyata ditemukan bahwa anak yang disusui juga mengalami kecenderungan untuk sakit walaupun dengan resiko yang lebih kecil. Kemungkinan faktor yang mempengaruhi salah satunya karena kurangnya perhatian pada tanda-tanda dari kecukupan ASI, mencakup persiapan menyusui, frekuensi menyusui, durasi menyusui dan teknik menyusui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku ibu menyusui dengan angka kesakitan pada anak di Desa Ceurih Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi korelasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling sebanyak 40 orang dan alat pengumpulan data berupa kuesioner. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi. Data dianalisis menggunakan formula chi squaretest dengan tingkat kemaknaan (α) = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian terhadap variabel independen yaitu perilaku ibu menyusui diperoleh sebanyak 23 orang (57,5%) dengan perilaku yang baik dan sebanyak 17 orang (42,5%) berada pada kategori kurang baik. Dari hasil pengolahan data diperoleh ada hubungan antara perilaku ibu menyusui dengan angka kesakitan pada anak di Desa Ceurih Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Diharapkan pada pihak terkait institusi pendidikan, bidan desa dan keluarga serta masyarakat untuk lebih sering menunjukkan dukungan terhadap ibu dalam hal menyusui yang baik terkait denganpersiapan, frekuensi, durasi dan teknik menyusui untuk menurunkan angka kesakitan pada anak.Kata kunci: ASI, perilaku ibu menyusui, persiapan, frekuensi, durasi, teknikABSTRACTCurrently, the reality was found that children who got breastfed also had a tendency to get sick even with the lower risk. Possible factors that influence one of them due to lack of attention to the adequacy signs of breastfeeding; including breastfeeding preparation, frequency of breastfeeding, duration of breastfeeding and breastfeeding techniques. The purpose of this study is to determine the relationship of breastfeedingbehaviors with morbidity in children in the Ceurih village, Ulee Kareng district, Banda Aceh. This study is a descriptive correlations study. The sampling technique used is purposive sampling as much as 40 people and collecting data instrument is a questionnaire. A data collection technique is the observation. Data were analyzed using chi square test formula with the level of significance (α) = 0.05. Based on the findings of the independent variables, namely the behavior of breastfeeding as much as 23 people (57.5%) were in good behavior and as much as 17 people (42.5%) were in less category. Based on processing data was obtained there is an association between breastfeeding behaviors with morbidity in children in the Ceurih village,Ulee Kareng district, Banda Aceh. It is expected to the relevant educational institutions, midwives, families, and communities to be more frequently expressed support for breastfeeding mothers in terms of its preparation, the frequency, duration and feeding techniques to reduce morbidity in children.Keywords: breastfeeding, breastfeeding behavior, preparation, frequency, duration, technique