Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Transformatika

Pengaruh Penerapan Routing I-BGP Terhadap Waktu Failover Dalam Jaringan Lokal  Hartanto, Agus; Surono, Surono; Wicaksana, Dinar Anggit
Jurnal Transformatika Vol. 22 No. 2 (2025): January 2025
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/a165hw72

Abstract

Keandalan jaringan komputer menjadi elemen penting dalam mendukung berbagai sektor di era digital. Failover, mekanisme pengalihan otomatis ke jalur cadangan saat jalur utama gagal, sangat bergantung pada kecepatan respons dan kemampuan protokol routing. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas Internal Border Gateway Protocol (I-BGP) dalam mempercepat waktu failover pada jaringan lokal berbasis Mikrotik yang terhubung melalui VPN. Performa I-BGP dibandingkan dengan OSPF, RIP, dan Static Routing melalui pengujian waktu failover, jumlah paket hilang, dan efisiensi bandwidth. Hasil menunjukkan I-BGP memiliki waktu failover tercepat (0,51 detik), kehilangan paket minimal (2 paket), dan utilisasi bandwidth tertinggi (95%). Uji ANOVA mengonfirmasi perbedaan signifikan antar protokol (F=776,898, p<0,001). Temuan ini menegaskan keunggulan I-BGP sebagai solusi optimal untuk failover cepat dan andal. Dimasa mendatang tantangan dan kompleksitas dari jaringan internet akan semakin besar, untuk itu perlu diadakan kajian komprehensif dan penelitian lebih lanjut tentang gangguan konektifitas yang berkaitan dengan faktor keamanan, dan solusi dengan penggunaan kecerdasan buatan.
Penerapan Hardening Server Linux untuk Meningkatkan Keamanan Sistem Hartanto, Agus; Margaretta Huizen, Lenny; Firman Daru, April; Surono, Surono
Jurnal Transformatika Vol. 23 No. 2 (2026): January 2026
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/transformatika.v23i2.13776

Abstract

Server berbasis Linux banyak digunakan sebagai infrastruktur utama layanan jaringan, namun konfigurasi default sistem operasi masih menyisakan berbagai celah keamanan yang berpotensi dieksploitasi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan menganalisis efektivitas hardening server Linux dalam meningkatkan keamanan sistem terhadap serangan jaringan. Penelitian dilakukan menggunakan Ubuntu Server 22.04 pada lingkungan virtual dengan pendekatan penetration testing terbatas. Metode hardening meliputi pembaruan sistem, konfigurasi Secure Shell (SSH), manajemen pengguna dan hak akses, penerapan firewall UFW, implementasi Fail2ban, serta monitoring log keamanan. Evaluasi keamanan dilakukan melalui pengujian port scanning menggunakan Nmap, simulasi serangan brute force SSH menggunakan THC-Hydra, dan analisis log sistem sebelum dan sesudah hardening. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hardening mampu mengurangi jumlah port terbuka secara signifikan sehingga menurunkan eksposur kerentanan hingga 66,7%, menghentikan serangan brute force secara otomatis,serta meningkatkan efektivitas deteksi dan respons keamanan.