Eline Charla Sabatina Bingan
Poltekkes Kemenkes Palangka Raya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : MEDIA INFORMASI

HUBUNGAN KONSUMSI FE DENGAN PANJANG BADAN PADA ANAK USIA 12-24 BULAN Eline Charla Sabatina Bingan
Media Informasi Vol 15, No 2 (2019): MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.689 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v15i2.415

Abstract

Stunting (tubuh pendek) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang harus ditangani secara serius. Hasil pemantau Status Gizi (PSG) pada Tahun 2016 Laporan Tahun 2017, sebesar 29% balita Indonesia mengalami tubuh pendek yaitu 18,9% (pendek) dan 10,1% (sangat pendek). Hasil studi membuktikan bahwa pengaruh faktor keturunan hanya berkontribusi sebesar 15%, sementara unsur terbesar adalah terkait masalah asupan gizi, hormon pertumbuhan dan terjadinya penyakit infeksi berulang. Salah satu penyebab BBLR yaitu ibu yang anemia. Penyebab terjadinya anemia pada ibu hamil adalah kekurangan zat besi (Fe). Sehingga anak yang kekurangan energi protein dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak di usianya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan konsumsi Fe dengan kejadian panjang badan pada anak usia 12-24 bulan. Metode penelitian observasional analitik yaitu untuk mengetahui hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat. Desain penelitian menggunakan Case Contol. Hasil analisis statistik bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan panjang badan anak pada ibu yang patuh dan tidak patuh konsumsi Tablet Fe dengan nilai P Value 0,002                  (α 0,05).