Qonita Fitra Yuni
SMAN 1 Suboh Situbondo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KREATIVITAS DALAM PEMBELAJARAN SENI MUSIK DI SEKOLAH DASAR: SUATU TINJAUAN KONSEPTUAL Qonita Fitra Yuni
ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal Vol 4, No 1 (2016): Elementary
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/elementary.v4i1.1980

Abstract

The purpose of musical learning in elementary school is to create and develop students’ personality. In musical learning at school, students have to get musical experience through listening activity, playing music, singing a song, reading music, and dancing to follow the music, so students get intact and comprehensive description about that song. In order to create a qualified music, so that could be realized only by a professional teacher who could create fun and creative learning. Thus, this article aimed to reveal: 1) how is the musical teacher’s role in elementary learning process, 2) how are the ways of elementary musical teacher to improve his/her professionality in developing musical skill mastery, and 3) how is the learning implementation through musical learning approach based creativity in elementary school. 
Aplikasi Pembelajaran Motorik dalam Upaya Pengembangan Kecerdasan Anak Usia Dini Qonita Fitra Yuni
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 4, No 2 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v4i2.2041

Abstract

Mengacu pada pendekatan Developmentally Appropriate Practice (DAP), pendidikan anak usia dini bertujuan untuk mengembangkan seluruh potensi anak (the world child) agar kelak menjadi manusia Indonesia seutuhnya melalui kegiatan pembelajaran yang menyenangkan, mendidik dan demokratis yang sesuai dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan anak. Anak pada usia emas (lima tahun pertama) mempunyai potensi demikian besar untuk mengoptimalkan segala aspek perkembangannya, termasuk keterampilan perkembangan motoriknya. Perkembangan keterampilan motorik adalah sebagai perkembangan unsur kematangan dan pengendalian gerak tubuh. Perkembangan motorik anak, baik motorik kasar maupun motorik halus, akan lebih teroptimalkan jika lingkungan tempat tumbuh kembang anak mendukung mereka untuk bergerak bebas. Perkembangan fisik motorik anak berperan penting karena tidak hanya dapat meningkatkan intelektualitas anak tetapi juga dapat mempengaruhi self-concept dan kepribadian anak. Perkembangan fisik motorik anak tidak terlepas dari peranan guru dalam memilih metode yang sesuai dan dalam memberikan ruang yang memadai kepada anak didik dalam mengeksplorasi kemampuan motoriknya.