Dwi Agustiyani
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN

EFEK PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK DAN INOKULAN MIKROBATERHADAP PERTUMBUHAN JATI SUPER (Tectona grandis L.f.) PADA LAHAN BEKAS TAILING POND PENAMBANGAN EMAS DI CIKOTOK Dyah Supriyati; Dwi Agustiyani
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 11 No. 3 (2010)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.01 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v11i3.1181

Abstract

Experiment using organic fertilizer and microbial community to support the growth of Tectona grandis L.f in the cyanide contaminated-soil has been conducted in gold tailing pond Cikotok. Microbes used in this experiment were mixed of cyanide degradingbacteria,Nitrogen fixing-bacteria, and Phosphat solubilizing-bacteria. The results show that the microbes given in the Tectona grandis L.f plantation was significantly supporting the growth of the plants and reduced cyanide from the contaminated soil, but did not influence the microbe population of the soil.Key word: Phytoremediation, Cyanide, Tectona grandis L.f.
POTENSI BAKTERI DENITRIFIKASI DALAM BIODEGRADASI CARBARYL PADA KONDISI ANAEROBIK Dwi Agustiyani
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 12 No. 3 (2011)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.545 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v12i3.1234

Abstract

Potensi bakteri denitrifikasi dalam mendegradasi senyawa Carbaryl dalam kondisi anaerobik dipelajari. Penelitian diawali dengan aklimatisasi kultur mikroba yang berasaldari tanah pertanian tercemar pestisida di daerah Lembang dan Dieng, dalam media denitrifikasi yang mengandung Carbaryl. Dari hasil aklimatisasi diperoleh 3 kultur mikrobadenitrifikasi (CL, CD dan D3) yang mengindikasikan mampu tumbuh pada media yang mengandung 1000 ppm Carbaryl. Hasil isolasi dari ketiga kultur tersebut diperoleh 10 isolat bakteri murni. Enam isolat bakteri (CL1, CL2, CD1, CD2, D3.1, D3.2) diuji aktivitas denitrifikasi dan kemampuan degradasi Carbaryl pada kondisi anaerobik. Hasilpengujian menunjukkan bahwa keenam isolat bakteri mampu tumbuh dan melakukan aktivitas denitrifikasi serta memperlihatkan indikasi mampu mendegradasi Carbaryl,dengan terbentuknya senyawa 1-Naphtol. Reaksi denitrifikasi dan degradasi Carbaryl berlangsung secara simultan. Ada dua pola perubahan Carbaryl oleh bakteri denitrifikasi yang diuji, yaitu bakteri denitrifikasi yang hanya mampu merombak Carbaryl menjadi 1-Naphthol dan bakteri denitrifikasi yang dapat merombak Carbaryl menjadi 1-Naphthol dan senyawa tertentu lainnya (belum terdeteksi).