Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Akuntansi Multiparadigma

AKUNTABILITAS BISNIS VILLA DALAM AJARAN SULUK LINGLUNG Ria Mennita; Bonnie Soeherman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 3 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2019.10.3.30

Abstract

Abstrak: Akuntabilitas Bisnis Villa dalam Ajaran Suluk Linglung. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan akuntabilitas spiritual berbasis Suluk Linglung pada bisnis Villa kamaran. Penelitian ini merupakan menggunakan ajaran Suluk Linglung sebagai metode analisis dengan sejumlah pihak yang terlibat dalam bisnis Villa kamaran sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bisnis Villa kamaran memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat. Ajaran Suluk Linglung merefleksikan akuntabilitas spiritual pada bisnis Villa kamaran dalam sebuah manifestasi dari proses dan fase - fase kehidupan yang menggambarkan tingkatan manusia. Implikasinya, akuntabilitas bisnis menjadi berorientasi pada ibadah.                                                                                                                                                                       Villa Business Accountability in Suluk Linglung Teachings. This study aims to reveal the spiritual accountability based on Suluk Linglung in the Villa Kamaran business. This research is using the teachings of the  Suluk Linglung as a method of analysis with several parties involved in the Villa Kamaran business as informants. The results showed that the villa Business had an impact on people's lives. Suluk Linglung's teachings reflect spiritual accountability in the Villa business is a manifestation of the processes and phases of life that describe the human level. The implication is that business accountability is oriented towards worship. 
FONDASI AKUNTABILITAS KEMITRAAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY: PERSPEKTIF KOSMOLOGI GHAZALI Ade Manggala Hardianto; Basuki Basuki; Bonnie Soeherman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2022 - Agustus 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2021.13.1.08

Abstract

Abstrak - Fondasi Akuntabilitas Kemitraan Corporate Social Responsibility: Perspektif Kosmologi GhazaliTujuan Utama - Penelitian ini bertujuan untuk mendalami kolaborasi akuntabilitas kemitraan CSR dari perspektif kosmologi Ghazali.Metode - Penelitian ini menggunakan kombinasi metode penelitian tindakan dan refleksi pemikiran Al Ghazali. Beberapa pihak yang terlibat dalam program kemitraan CSR menjadi informan dalam penelitian ini.Temuan Utama - Temuan penelitian ini menghasilkan pondasi akuntabilitas kolaborasi kemitraan CSR. Fondasi ini dimulai dari kesadaran bahwa manusia harus memahami sang pencipta, serta peran dan fungsi keberadaannya di dunia. Selain itu, akuntabilitas kemitraan CSR harus dibangun untuk menciptakan tindakan yang adil bagi masyarakat, lingkungan, dan keuntunga.Implikasi Teori dan Kebijakan – Akuntabilitas kemitraan CSR harus mempertimbangkan manfaat tindakan kolektifitas. Manfaat ini adalah meringankan beban tanggung jawab, adil dan sejahtera sebagai tanggung jawab bersama.Kebaruan Penelitian - Rasa kemanusiaan yang bersumber dari hati dapat dipergunakan untuk membangun kolaborasi akuntabilitas kemitraan CSR. Abstract - Fundamentals of Corporate Social Responsibility Partnership Accountability: Ghazali: Cosmological PerspectiveMain Purpose - This study aims to explore the collaborative accountability of CSR partnerships from the perspective of Ghazali's cosmology.Method - This research uses action research methods and Al Ghazali's reflection. Several parties involved in the CSR partnership program became informants in this study.Main Findings - The findings of this study resulted in the accountability foundation of CSR partnership collaboration. This foundation starts from the realization that humans must understand the creator and the role and function of his existence in the world. In addition, the accountability of CSR partnerships must be built to create appropriate actions for society, the environment, and profits.Theory and Practical Implications – The accountability of CSR partnerships must consider the benefits of collective action. This benefit lightens the burden of responsibility, fair and prosperous as a shared responsibility.Novelty - Humanity that comes from the heart can be used to build collaborative CSR partnership accountability.
RAMAYANA WALMIKI: EKSPLORASI HOLISTIK SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN Bonnie Soeherman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.811 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2017.04.7040

Abstract

Abstrak: Ramayana Walmiki: Eksplorasi Holistik Sistem Pengendalian Manajemen. Studi ini menawarkan konsep Sistem Pengendalian Manajemen (SPM) holistik melalui integrasi nilai-nilai modern dan kitab Ramayana Walmiki. Analisis wacana digunakan sebagai pendekatan untuk mengabstraksi tiga inti dimensi manusia, yaitu spirit, jiwa, dan pikiran. Penelitian ini menemukan bahwa dimensi SPM modern lebih didominasi unsur pikiran rasional, sebaliknya Walmiki lebih mengedepankan dimensi spiritual. Pengendalian pada dimensi spiritual dapat dikembangkan dengan pendekatan informal, berorientasi pada proses, bersifat subjektif, intangible/imaterial, dan diperankan oleh Tuhan atau kekuatan lain yang diyakini. Sedangkan pada dimensi pikiran, pengendalian dilakukan melalui perangkat dan prosedur. Abstract: Valmiki’s Book of Ram: Management Control Systems Holistic Exploration. This study offers the concept of Management Control Systems (MCS) through the holistic integration of modern values and the Valmiki’s Book of Ram. Discourse analysis used as an approach to abstract three main cores of human dimension, spirit, soul, and mind. This study found that the dimension of modern MCS is dominated elements of rational mind, otherwise Valmiki emphasizes the spiritual dimension.  Spiritual control dimension can be developed within informal approach, process-oriented, subjective, intangible/immaterial, and played by God or other spiritual powers believed. While within the dimension of the mind, control is carried out through systems and procedures.
TINJAUAN KONTEMPLATIF PERANAN AKUNTAN DI ERA KONSEPTUAL: PERIMBANGAN KEMBALI KEHAKIKIAN OTAK BELAHAN KIRI DAN KANAN Bonnie Soeherman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.03 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2011.08.7121

Abstract

Contemplative Review of Accountant Role in Conceptual Era: Rebalancing Right dan Left Brain Essence. The world is facing a shifting of era, from information to the conceptual age. This Library dan Information Study (LIS) will see a shifting in the accounting profession dan illustrates the future of new accountants competencies  from the stdanpoint of social science philosophy. This study uses a multi-disciplinary dan multi-paradigm to provide a thorough dan complete picture of the profession dan science trip amid shifting times. Interestingly, this study reveals various facts about erosion of traditional competence of accountants that still adhered to today, the worsening stereotypical portrait, as well as the urgency in changing the pattern of grinding of competence. Tinjauan Kontemplatif Peranan Akuntan Di Era Konseptual: Perimbangan Kembali Kehakikian Otak Belahan Kiri Dan Kanan Manusia. Pada saat ini, dunia mengalami pergeseran era, dari era informasi menuju era konseptual. Library dan Information Study (LIS) ini bertujuan untuk melihat pergeseran di dalam profesi akuntansi dan memberikan ilustrasi tentang kompetensi yang diperlukan akuntan di masa depan dipdanang dari titik pdanang filosofi ilmu sosial. Studi ini menggunakan pendekatan multidisipliner dan multiparadigma guna memberikan gambaran yang lengkap dan terperinci tentang profesi dan keilmuannya di tengah pergeseran era ini. Hal yang menarik, studi ini mengungkapkan beragam fakta tentang adanya erosi kompetensi akuntan yang masih dianut hingga kini, potret stereotipe yang memburuk dan urgensi perubahan pola dalam pembauran kompetensi .
LEANOVATION SEBAGAI REVOLUSI AKUNTANSI MANAJEMEN PADA SISTEM CROWDFUNDING Gracia Santoso; Bonnie Soeherman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2021 - Desember 2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2021.12.2.19

Abstract

Abstrak - Leanovation sebagai Revolusi Akuntansi Manajemen pada Sistem Crowdfunding Tujuan Utama - Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap fenomena revolusi akuntansi manajemen yang berbasis lean inovasi serta membuat model konseptualnya.Metode – Pengumpulan data dilakukan dengan metode netnografi yang mengobservasi media internet. Analisis dilakukan dengan tiga tahap, yaitu kategorisasi, rasionalisasi relasi, dan membuat narasi.Temuan Utama – Model konseptual dalam pemutakhiran akuntansi manajemen dilakukan melalui inovasi crowdfunding. Leanovation bertujuan untuk menciptakan lingkungan bisnis yang terus berinovasi dengan meminimalkan biaya dan risiko bisnis. Proses inovasi tidak selalu menjadi trade off dari risiko keuangan, namun kedua aspek tersebut diselaraskan menjadi kekuatan yang menjaga keberlanjutan bisnis.Implikasi Teori dan Kebijakan – Akuntans manajemen harus mampu melakukan pengelolaan dan pengontrolan biaya. Penerapan leanovation dan kaizen dapat membantu dalam mengontrol keuangan dan menghilangkan pemborosan tersebut melalui value stream sistem crowdfunding.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini menemukan pola inovasi berbasis lean accounting dengan pemanfaatan teknologi digital. Abstract - Leanovation as a Management Accounting Revolution through Crowdfunding SystemMain Purpose - This research was aimed to reveal the revolutionary accounting phenomenon that is based on lean innovation on the crowdfunding platform.Method - The data collection step was obtained using the netnography method, which observes the internet media. The analysis step was done in three steps (categorizing, rationalize relations, and creating narration).Main Findings – Conceptual model for upgrading management accounting subject was obtained by using crowdfunding innovation. Leanovation aimed to create a never-ending innovation concept for the business. The innovation process did not always become the trade-off of the financial risks, but these two aspects would be aligned into a force that keeps business sustainable.Theory and Practical Implications - Accounting managements needed to manage and control all costs in order to reduce the uncertainty risks. The practical use of leanovation and kaizen might help control the financial aspect and reduce inefficiencies. Novelty - This research found an innovation pattern based on lean accounting by utilizing digital technologies.
DISRUPSI TEKNOLOGI DALAM KANTOR JASA AKUNTAN: SEBUAH PERINGATAN Evelyn Christina Kurniawan; Bonnie Soeherman; Susan Sutedjo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.04

Abstract

Abstrak – Disrupsi Teknologi dalam Kantor Jasa Akuntan: Sebuah PeringatanTujuan Utama – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kantor jasa akuntan dalam membantu klien dalam implementasi sistem.Metode – Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Informan yang dipilih beragam mulai dari akuntan asosiasi hingga akuntan teknis.Temuan Utama – Hasil penelitian ini menujukkan bahwa akuntan melalui tiga fase yaitu fase tradisional, fase IT digital, dan fase IT hyper-digital. Pada masa transisi kantor jasa akuntan berperan sebagai pendamping klien. Keberhasilan adopsi teknologi masih bisa dipengaruhi oleh lima faktor yaitu kompetensi pengusaha, kekuatan finansial, investasi teknologi, investasi sumber daya manusia, dan regulasi pemerintah.Implikasi Teori dan Kebijakan – Disrupsi teknologi akan menggeser peran akuntan di masa depan. Kantor jasa akuntan di masa mendatang masih akan menghadapi banyak tantangan sebelum masuk ke era digitalisasi.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini melibatkan pihak-pihak level teknik sampai dengan konseptual yang memberikan sudut pandang secara mendalam dari kantor jasa akuntan menuju ke era disrupsi. Abstract – Technology Disruption in Accounting Service Firms: A WarningMain Purpose – This study aims to analyze the role of accounting services firms in assisting clients in system implementation.Method – This research uses the case study method. The informants ranged from associate accountants to technical accountants.Main Findings – The results of this study show that accountants go through three phases, namely the traditional, digital IT, and hyper-digital IT phases. During the transitional period, the accounting services office acts as a companion to the client. The success of technology adoption can still be influenced by five factors: entrepreneur competence, financial strength, technology investment, human resource investment, and government regulations.Theory and Policy Implications – Technology disruption will shift the role of accountants in the future. Accounting service offices in the future will still face many challenges before entering the digitalization era.Novelty – This research involves technical to conceptual level parties which provide an in-depth perspective from the accounting services firm towards the era of disruption.