Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Serat Acitya

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA UKM (Studi Kasus UKM Di Kabupaten dan Kota Semarang) Dra. Andalan Tri Ratnawati, SE, MSi Andalan; Dra. Hikmah, SE, MSi Hikmah
Serat Acitya Vol 2, No 1 (2013): April - Aksi dan Reaksi Partikel Kehidupan di Sekitar Kita
Publisher : FEB UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.895 KB) | DOI: 10.56444/sa.v2i1.41

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi kinerja UKM. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Manajer UKM di Kabupaten dan Kota Semarang. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan metode purposive sampling Kriteria-kriteria yang digunakan dalam pertimbangan yaitu UKM yang sudah berjalan minimal lima tahun. Sampel dalam penelitian ini dimaksudkan sebagai wakil dari populasi yang akan diteliti, berjumlah 60 (enam puluh). Berdasarkan hasil pengujian analisis regresi secara parsial dapat disimpulkan: Kebutuhan akan prestasi mempengaruhi kinerja secara parsial signifikan dan positif. Hal ini berarti bahwa semakin terpenuhi kebutuhan akan prestasi semakin tinggi kinernya. Kebutuhan akan otonomi mempengaruhi kinerja secara signifikan dan negatif. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi kebutuhan akan otonomi semakin rendah kinerjanya. Pemasaran, teknologi, akses kepada modal, dan kesiapan berwirausaha mempengaruhi kinerja secara parsial signifikan dan positif. Hal ini berarti bahwa semakin baik pemasaran, teknologi, akses kepada modal, dan kesiapan berwirausaha semakin tinggi kinerjanya.  Sedangkan hasil pengujian analisis regresi secara berganda dapat disimpulkan bahwa kebutuhan akan prestasi, kebutuhan akan afiliasi, dan kebutuhan akan otonomi secara simultan dan signifikan berpengaruh terhadap kinerja. Akhirnya, pemasaran, teknologi, akses kepada modal, pengaruh akses kepada informasi, jaringan sosial, legalitas, rencana bisnis, kesiapan berwirausaha, dukungan pemerintah secara simultan dan signifikan berpengaruh terhadap kinerja.
Distribusi Buah Lokal Dan Buah Import ( Studi Kasus Pada Pedagang Buah Di Kota Semarang) Nurchayati Nurchayati; Hikmah Hikmah
Serat Acitya Vol 3, No 1 (2014): HARGA SEBUAH KEHIDUPAN DALAM BERMASYARAKAT
Publisher : FEB UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.864 KB)

Abstract

Tergesernya buah lokal dengan buah import tidak dapat diabaikan begitu saja, dampak  yang ditimbulkan sangat besar, karena berkaitan langsung dengan pendapatan produsen buah lokal yang salah satunya adalah masyarakat desa penghasil buah. Buah Lokal harus menjadi tuan di negara sendiri untu mewujudkan hal tersebut dibutuhkan pola pendistribusian  yang tepat. Permasalahan penelitian, (1). Bagaimana identifikasi dan   pola  distribusi buah  dari tingkat petani produsen sampai kepada konsumen di Kota Semarang. (2). Faktor - faktor  apakah yang mendukung pendistribusian buah di Kota  Semarang. Tujuan penelitian Untuk (1). Mengidentifikasi dan mengetahui  pola  distribusi buah  dari tingkat petani produsen sampai kepada konsumen di Kota Semarang. (2). Faktor - faktor  yang mendukung pendistribusian buah di Kota  Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang buah dengan kriteria pedagang buah gread C dan D di Kota Semarang yang terbagi dalam 12 (dua belas) Kecamatan yang ada di Kota Semarang, yang meliputi : Candisari , Banyumanik, Semarang Selatan,  Gajah Mungkur, GayamSari, Semarang Barat, Ngaliyan, Mijen, Semarang Timur, dan Pedurungan,  baik yang berjualan di outlet tetap maupun outlet tidak tetap.   Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Non Random Sampling, yaitu metode convenience sampling (pemilihan sampel berdasarkan kemudahan atau yang ditemui).  Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 130 pedagang buah,  pedagang buah Pedagang Tetap  dan Pedagang Tidak Tetap , Analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif, baik analisis kuantitatif  dan  analisis kualitatif. Hasil Penelitian mengungkapkan bahwa, (1). Di Kota Semarang ditemukan beberapa pola saluran distribusi buah , dengan lembaga – lembaga seperti petani, pedagang lokal , tengkulak, bakul pasar, maupun importer .  Dengan Pemasok buah terbesar di Kota Semarang ada di Pasar Johor . Pola distribusi buah import maupun buah lokal di Semarang  3 (tiga) jenis saluran distribusi.  Saluran pemasaran paling dominan dan rutin digunakan pedagang adalah saluran distribusi panjang.(2).  Faktor Pendukung pendistribusian buah lokal terletak pada tersedianya  banyak potensi jenis buah -buahan yang unggul, yang didukung dengan kondisi alam Indonesia. Kata Kunci : Buah Lokal, Buah Import, Pola distribusi Displacement of local fruit with imported fruit can not be ignored, the impact is huge, because it relates directly to the income of local fruit producers, one of which is a fruit-bearing villagers. Local fruit should be master in his own country untu realize it needed the proper distribution patterns. Research problems, (1). How identification and distribution patterns of fruit from the farmer to the manufacturer to the consumer in the city of Semarang. (2). Factors - factors that are pertinent to the distribution of fruit in the city of Semarang. For research purposes (1). Identify and determine the distribution pattern of the fruit from the farmer to the producers to the consumers in the city of Semarang. (2). Factors - factors that support the distribution of fruit in the city of Semarang. The population in this study were all fruit merchant with fruit merchant gread criteria C and D in Semarang city is divided into 12 (twelve) that the District is in the city, which include: Candisari, Banyumanik, South Semarang, Elephant Mungkur, Gayamsari, Semarang west, Ngaliyan, Mijen, East Semarang, and Pedurungan, both of which sell in outlets or outlets still not fixed. The sampling method in this study using non-random sampling method, the method of convenience sampling (sample selection based on ease or encountered). The number of samples in this study were 130 traders fruit, fruit merchants Merchants and Traders Fixed Variable, Analysis of the data used is descriptive analysis, both quantitative analysis and qualitative analysis.. Research reveals that, (1). In Semarang found some pieces of the pattern of distribution channels, with institutions - institutions such as farmers, local traders, brokers, market baskets, as well as importers. With the largest fruit suppliers in the market Semarang Johor. The pattern of distribution of imported and local fruit pieces in Semarang three (3) types of distribution channels. The most dominant marketing channel and routinely used trader is long distribution channels. (2). Factors Supporting local fruit distribution lies in the availability of many potential types of fruits are superior, which is supported by Indonesian natural conditions.
Distribusi Buah Lokal Dan Buah Import ( Studi Kasus Pada Pedagang Buah Di Kota Semarang) Nurchayati Nurchayati; Hikmah Hikmah
Serat Acitya Vol 3, No 1 (2014): HARGA SEBUAH KEHIDUPAN DALAM BERMASYARAKAT
Publisher : FEB UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.864 KB)

Abstract

Tergesernya buah lokal dengan buah import tidak dapat diabaikan begitu saja, dampak  yang ditimbulkan sangat besar, karena berkaitan langsung dengan pendapatan produsen buah lokal yang salah satunya adalah masyarakat desa penghasil buah. Buah Lokal harus menjadi tuan di negara sendiri untu mewujudkan hal tersebut dibutuhkan pola pendistribusian  yang tepat. Permasalahan penelitian, (1). Bagaimana identifikasi dan   pola  distribusi buah  dari tingkat petani produsen sampai kepada konsumen di Kota Semarang. (2). Faktor - faktor  apakah yang mendukung pendistribusian buah di Kota  Semarang. Tujuan penelitian Untuk (1). Mengidentifikasi dan mengetahui  pola  distribusi buah  dari tingkat petani produsen sampai kepada konsumen di Kota Semarang. (2). Faktor - faktor  yang mendukung pendistribusian buah di Kota  Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang buah dengan kriteria pedagang buah gread C dan D di Kota Semarang yang terbagi dalam 12 (dua belas) Kecamatan yang ada di Kota Semarang, yang meliputi : Candisari , Banyumanik, Semarang Selatan,  Gajah Mungkur, GayamSari, Semarang Barat, Ngaliyan, Mijen, Semarang Timur, dan Pedurungan,  baik yang berjualan di outlet tetap maupun outlet tidak tetap.   Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Non Random Sampling, yaitu metode convenience sampling (pemilihan sampel berdasarkan kemudahan atau yang ditemui).  Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 130 pedagang buah,  pedagang buah Pedagang Tetap  dan Pedagang Tidak Tetap , Analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif, baik analisis kuantitatif  dan  analisis kualitatif. Hasil Penelitian mengungkapkan bahwa, (1). Di Kota Semarang ditemukan beberapa pola saluran distribusi buah , dengan lembaga – lembaga seperti petani, pedagang lokal , tengkulak, bakul pasar, maupun importer .  Dengan Pemasok buah terbesar di Kota Semarang ada di Pasar Johor . Pola distribusi buah import maupun buah lokal di Semarang  3 (tiga) jenis saluran distribusi.  Saluran pemasaran paling dominan dan rutin digunakan pedagang adalah saluran distribusi panjang.(2).  Faktor Pendukung pendistribusian buah lokal terletak pada tersedianya  banyak potensi jenis buah -buahan yang unggul, yang didukung dengan kondisi alam Indonesia. Kata Kunci : Buah Lokal, Buah Import, Pola distribusi Displacement of local fruit with imported fruit can not be ignored, the impact is huge, because it relates directly to the income of local fruit producers, one of which is a fruit-bearing villagers. Local fruit should be master in his own country untu realize it needed the proper distribution patterns. Research problems, (1). How identification and distribution patterns of fruit from the farmer to the manufacturer to the consumer in the city of Semarang. (2). Factors - factors that are pertinent to the distribution of fruit in the city of Semarang. For research purposes (1). Identify and determine the distribution pattern of the fruit from the farmer to the producers to the consumers in the city of Semarang. (2). Factors - factors that support the distribution of fruit in the city of Semarang. The population in this study were all fruit merchant with fruit merchant gread criteria C and D in Semarang city is divided into 12 (twelve) that the District is in the city, which include: Candisari, Banyumanik, South Semarang, Elephant Mungkur, Gayamsari, Semarang west, Ngaliyan, Mijen, East Semarang, and Pedurungan, both of which sell in outlets or outlets still not fixed. The sampling method in this study using non-random sampling method, the method of convenience sampling (sample selection based on ease or encountered). The number of samples in this study were 130 traders fruit, fruit merchants Merchants and Traders Fixed Variable, Analysis of the data used is descriptive analysis, both quantitative analysis and qualitative analysis.. Research reveals that, (1). In Semarang found some pieces of the pattern of distribution channels, with institutions - institutions such as farmers, local traders, brokers, market baskets, as well as importers. With the largest fruit suppliers in the market Semarang Johor. The pattern of distribution of imported and local fruit pieces in Semarang three (3) types of distribution channels. The most dominant marketing channel and routinely used trader is long distribution channels. (2). Factors Supporting local fruit distribution lies in the availability of many potential types of fruits are superior, which is supported by Indonesian natural conditions.