Muhammad Ilham Shaleh
Dosen di FAH UIN Alauddin Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Adabiyah

Hawa` Dalam Perspektif Al-Qur'an (Studi Pendekatan Tafsir Maudhu`iy) Muhammad Ilham Shaleh
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 13 No 2 (2013): Jurnal Adabiyah
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This writing explrores the term hawa and its meaning in al-Quran. This term is found as many as 36 times in various meanings and functions.It sometimes means a desire refering to kindness, sometimes to badness, empity and so forth.  Generally ulama interprites hawa as the inclination to love worldly life. Human being who is always busy with wordly life and ignores even forgets God has regarded hawa as his God. Such this human being will be funished by God not only in hereafter, also in his life in the world.
Filsafat Jiwa Dalam Al-Qur`An Muhammad Ilham Shaleh
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 14 No 1 (2014): Jurnal Adabiyah
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jiwa dalam al-Quran disebutkan dengan term al-Aql, al-Nafs, al-Qalbu, al-Fuad, al-Lubab dan al-Ruh. Jiwa mempunyai daya-daya. Daya inilah yang memberi kemampuan kepada jasad dan memunculkan kekuatan yang maha dahsat, sehingga mampu menembus ruang dan waktu dalam melakukan aktifitasnya. Dan yang pasti, bahwa jiwalah yang mampu menembus dan mengenal Allah bukanlah jasad. Jasad hanya sebagai alat, jasad bagai wayang dan jiwa bagai dalangnya. Jiwalah yang nantinya akan mendapat pembalasan di akhirat apakah mendapatkan kebahagiaan ataukah kesengsaaan. Walaupun realitasnya yang melakoni semaunya adalah jasad.
الخصائص الفنية فى أشعار حسان بن ثابت Muhammad Ilham Shaleh
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 16 No 1 (2016): Jurnal Adabiyah
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/JAd.v17i116i1a8

Abstract

Hassan bin Tsabit salah satu penyair andalan Nabi Muhammad Saw dalam melawan penyair orang kafir Makkah, Ia termasuk penyair Mukhadram yaitu penyair yang hidup dua zaman, zaman jahili dan zaman Islam, dengan syairnya, ia mendapatkan bagian rampasan perang padahal ia tidak ikut dalam perang. Nabi dalam banyak hal memanggil Hassan jika nabi kedatangan tamu yang menentang untuk bersyair. Syair Hassan dikenal sangat indah dan tinggi nilai seninya, karena pengaruh syairnya ada beberapa kabilah Arab masuk Islam.