Aldo Novaznursyah Costrada
Department Of Physics, Faculty Of Mathematics And Natural Science, Universitas Andalas, Padang.

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Fisika Unand

Karakterisasi nRF24L01+ dengan Kondisi Line of Sight dan Non-Line of Sight untuk Sistem Monitoring Bencana Banjir Muhamad Iqbal; Aldo Novaznursyah Costrada; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2026.137 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.1.50-56.2022

Abstract

Penelitian tentang karakteriasasi nRF2L01+ dengan kondisi line of sight dan non-line of sight untuk sistem monitoring bencana banjir. Penelitian dilakukan untuk melihat kemampuan transceiver nRF24L01+ dalam menstranmisikan data untuk sistem monitoring bencana banjir. Karakterisasi nRF24L01+ dilakukan di Pantai Air Manis, Jalan Bypass untuk kondisi line of sight, Jalan di Universitas Andalas, Perlintasan kereta api Alai Padang untuk kondisi non-line of sight. Hasil karakterisasi transceiver nRF24L01+ kondisi line of sight di Pantai Air manis sejauh 789,6 m dan 0,09 μtesla, di Jalan Bypass 268 m dan 1,74 μtesla. Kondisi non-line of sight di jalan di Universitas Andalas 318, 7 m dan 0,03 μtesla.Perlintasan kereta api Alai 127,94 dan 6,47 μtesla. Kondisi line of sight, non-line of sight dan noise medan elektromagnetik sangat mempengaruhi jarak transmisi data. Sistem transmisi menggunakan transceiver nRF24L01+ dapat digunakan pada sistem monitoring bencana banjir berdasarkan kekeruhan air sungai.
Rancang Bangun Sistem Peringatan Dini Pada Perlintasan Kereta Api Berbasis Sensor Serat Optik dan Transceiver nRF24L01+ Aldo Novaznursyah Costrada; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.076 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.3.234-239.2019

Abstract

Telah dirancang sistem peringatan dini pada perlintasan kereta api menggunakan sensor serat optik dengan metode ekstrinsik.  Sensor serat optik digunakan untuk mengukur frekuensi dan amplitudo getaran rel kereta api dengan memanfaatkan perubahan tegangan keluaran dari fotodetektor OPT101. Data getaran dikirim dari sensor serat optik ke sistem peringatan dini menggunakan Transceiver nRF24L01+.  Rancang bangun sistem peringatan dini ini terdiri dari sumber cahaya berupa dioda laser, serat optik FD-620-10, fotodioda OPT 101, Arduino Uno sebagai unit pemrosesan sinyal, buzzer sebagai alarm untuk menghasilkan bunyi peringatan,dan LCD sebagai penampil teks peringatan. Hasil pengujian dan analisis data yang telah dilakukan terhadap jarak optimal antara ujung serat optik dengan rel kereta api yaitu 3 mm. Jarak maksimum dari pengiriman data Transceiver nRF24L01+ adalah 604 m tanpa penghalang dan 232 m dengan penghalang.  Dalam skala laboratorium, hasil pengukuran frekuensi getaran dengan alat yang dikembangkan dibandingkan dengan function generator, diperoleh kesalahan rata-rata sebesar 0,55 %.Kata kunci: frekuensi, getaran, dioda laser, serat optik