Analisis peramalan dapat digunakan untuk memprediksi jumlah produksi suatu komoditas. Tujuan dilakukan penelitian untuk menganalisis metode peramalan produksi singkong Provinsi Lampung yang paling sesuai. Ada 5 metode peramalan yang bisa digunakan, diantaranya Linear Regression, Exponential Smoothing, Moving Average, Weighted Moving Average, Exponential Smoothing with Trend dan analisis kelayakan finansial. Hasil analisis metode Linear Regression menunjukkan bahwa metode ini yang paling tepat digunakan untuk peramalan produksi singkong Provinsi Lampung dengan memperoleh nilai MAD, MSE, dan MAPE terkecil yaitu sebesar 487.479,10, 330.330.700.000, dan 8% hasil peramalan produksi singkong tahun 2019 sebesar 5.416.624 ton dengan hasil analisis kelayan finansial yang menunjukan angka positif pada nilai NPV Rp 64.169.879.188, IRR 68,8629%, angka B/C ratio >1.