Pengolahan limbah cair secara biologi (aerobic) dengan metode lumpur aktif (activated sludge) merupakan salah satu metoda pengolahan yang banyak diterapkan. Metode lumpur aktif memanfaatkan aktivitas bakteri / mikroorganisme untuk mendegradasi parameter bahan pencemar dalam limbah cair. Mikroorganisme memerlukan nutrisi agar dapat berkembang biak dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk menentukan kondisi paling baik dengan penambahan nutrisi terfermentasi, sehingga efisiensi penurunan kadar COD / BOD limbah cair coolant dan menentukan nilai kalor lumpur (sludge) yang dihasilkan. Proses dilakukan dengan memvariasi laju alir influen dan kadar nutrisi (BioActive) yang ditambahkan. Kadar COD awal 23.146 ppm, hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar nutrisi optimum sebesar 2.000 ppm, laju alir influen 720 ml/jam, penurunan kadar COD dan BOD masing-masing sebesar 63 % dan 51 %. Lumpur hasil pengolahan mengandung nilai kalor sebesar 2592 kkal/kg dan kadar air sekitar 9 %. Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menurunkan kadar bahan pencemar tersebut hingga di bawah nilai baku mutu.