Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Biologi

Uji pendahuluan perbaikan kadar hidrasi kulit dengan intervensi minyak klentiq pada lansia Sukmawati Tansil Tan; Yohanes Firmansyah
Prosiding Seminar Biologi Vol 6 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOLOGI DI ERA PANDEMI COVID-19 (OKTOBER 2020)
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v6i1.15759

Abstract

Penuaan merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari yang berdampak pada menurunnya fungsi organ. Salah satunya adalah organ kulit yang kemampuannya dalam mempertahankan hidrasi kulit cenderung menurun dikarenakan berkurangnya ekspresi dari aquaporin-3 dan rusaknya lipid bilayer penyusun stratum corneum. Salah satu alternatif sederhana untuk memperbaikinya yaitu dengan menggunakan minyak klentiq yang merupakan minyak khas masyarakat Jawa dan berasal dari bahan alami. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental, dengan metode pengambilan sampel berupa total sampling. Intervensi yang dilaksanakan berupa intervensi minyak klentiq dengan komposisi berupa virgin coconut oil 20% dan virgin olive oil 30% dan esens bunga mawar 1%. Penelitian dilakukan di Panti STW RIA Pembangunan Cibubur pada periode September 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 responden dengan kadar hidrasi kulit yang rendah mengalami peningkatan kadar hidrasi kulit yang cukup signifikan dengan kenaikan tertinggi yaitu pada sampel 1 yaitu dari 27,8 menjadi 34,8 dan sampel 7 dari 32,6 menjadi 39,4. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa pelembab dari minyak klentiq terbukti dapat peningkatkan kadar hidrasi kulit lansia setelah pemakaian selama 3 minggu.
Uji pendahuluan perbaikan kadar hidrasi kulit dengan intervensi krim plasenta domba pada lansia Yohanes Firmansyah; Sukmawati Tansil Tan
Prosiding Seminar Biologi Vol 6 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOLOGI DI ERA PANDEMI COVID-19 (OKTOBER 2020)
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v6i1.15760

Abstract

Meningkatnya angka harapan hidup berdampak terhadap peningkatan permasalahan kesehatan salah satunya adalah permasalahan kulit kering. Salah satu alternatif modern dalam menyelesaikan permasalahan ini adalah menggunakan krim ekstrak plasenta domba yang kaya akan bahan aktif untuk memperbaiki integrasi kulit. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan efektivitas krim plasenta domba terhadap perbaikan kadar hidrasi kulit khususnya pada kelompok lansia. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental, dengan metode pengambilan sampel berupa total sampling. Penelitian dilakukan di Panti STW RIA Pembangunan Cibubur pada periode September 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 responden pertama yang mengikuti penelitian eksperimental ini diketahui mengalami peningkatan kadar hidrasi kulit (90%) antara awal intervensi dengan akhir intervensi sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pelembab dari ekstrak plasenta domba terbukti dapat meningkatkan kadar hidrasi kulit lansia setelah pemakaian selama 3 minggu.
Uji antibakteri dan antijamur V-cleanser foam dari bahan baku daun sirih (Piper betle L.) Jessica Elizabeth; Sukmawati Tansil Tan; Yohanes Firmansyah
Prosiding Seminar Biologi Vol 6 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOLOGI DI ERA PANDEMI COVID-19 (OKTOBER 2020)
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v6i1.15801

Abstract

Masalah kewanitaan merupakan masalah yang sensitif serta membutuhkan penanganan yang khusus. Salah satu alternatif menangani masalah kewanitaan dalam hal keputihan adalah dengan metode herbal berupa daun sirih hijau (Piper betle L.) yang dikemas dalam bentuk sediaan V-Cleanser foam guna lebih nyaman dan lebih mudah diaplikasikan di daerah kewanitaan. Penelitian ini adalah penelitian laboratorium untuk menguji efektivitas antibakteri dan antijamur dari daun sirih hijau (P. betle L.) yang dikemas dalam bentuk sediaan V-Cleanser foam dengan mikroba uji berupa Staphylococcus aureus dan Candida albicans. Efek antibakteri dari daun sirih hijau (P. betle L.) yang dikemas dalam bentuk sediaan V-Cleanser foam sebesar 99,97% untuk waktu kontak 30 detik dan 99,99% untuk waktu kontak 60 detik. Efek antijamur dari produk ini adalah sebesar 86,67% untuk waktu kontak 30 detik dan 90,00% untuk waktu kontak 60 detik. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa daun sirih hijau (P. betle L.) yang dikemas dalam bentuk sediaan V-Cleanser foam terbukti efektif sebagai antijamur dan antibakteri.