This Author published in this journals
All Journal HUMANIS
I Gusti Ayu Winda Paramita
Udayana University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hyperbole in Frozen Movie I Gusti Ayu Winda Paramita
Humanis Vol 20 No 1 (2017)
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.15 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul Hyperbole in Frozen movie ini berfokus untuk mengetahui hiperbola pada film Frozen. Saat ini banyak orang sengaja membesar-besarkan ucapan mereka untuk tujuan tertentu. Hiperbola adalah kiasan untuk efek sastra yang khas dan berlebihan, atau suatu ungkapan untuk membuat sesuatu terlihat lebih besar dari sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk hiperbola dan menganalisis jenis makna hiperbola. Data dalam penelitian ini diambil dari film Frozen. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi dan menganalisis data dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dianalisis menggunakan teori Claridge untuk menganalisis bentuk-bentuk dari hiperbola. Data selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teori makna oleh Leech, untuk mengetahui jenis makna hiperbola dalam naskah film tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua bentuk hiperbola ditemukan dalam naskah film, yaitu: kata tunggal hiperbola, hiperbola phrasal, hiperbola kausal, hiperbola angka, peran superlatif, perbandingan, dan pengulangan. Hiperbola digunakan dalam film untuk melebih-lebihkan, menekankan, membandingkan, menunjukkan kedalaman emosi, untuk sesuatu yang tidak mungkin terjadi dan memberi informasi tambahan. Dua dari tujuh jenis makna bisa ditemukan di film Frozen, yaitu makna konotatif dan makna afektif. Sejauh makna diperhatikan, makna konseptual, makna gaya, makna reflektif, makna kolektif dan tematik tidak ditemukan karena data tersebut tidak sesuai dengan definisi dari makna konseptual, makna gaya, makna reflektif, makna kolektif dan tematik.