Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Momentum

KUAT TEKAN BETON DENGAN FLY ASH EX. PLTU SIJANTANG SAWAHLUNTO Armeyn Armeyn
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 16, No 2 (2014): Volume 16 No 2 Tahun 2014
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.032 KB)

Abstract

The need of building materials increased with increasing rate of physical development. Should be attempted in the alternative building materials binder which is applied in buildings. One alternative is the binder of fly ash. Fly ash pozzolan properties and can react with lime at room temperature with an aqueous medium and form a compound that binds. This study aims to determine the influence of fly ash on compressive strength of concrete. Determination of mixture composition based on SK SNI T-15-1990-03. This study varying fly ash additive between 5%, 10%, 15%, 20% and 25% as an additive. Results of laboratory tests showed that the use of concrete with fly ash as an additive to concrete compressive strength increased from 5.195%, 1 0 .573%, 13.155%, 15.055% to 16.535% of normal concrete.
ANALISA DAN KAJIAN HUBUNGAN MOMEN - KURVATUR PADA BALOK BETON BERTULANG Armeyn Armeyn
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 12, No 1 (2012): Volume 12 No 1 Februari 2012
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.606 KB)

Abstract

Momen dan kurvatur merupakan dua parameter yang dapat digunakan untuk menentukan nilai daktilitas balok. Nilai daktalitas suatu balok dapat ditentukan dengan membagi nilai kurvatur saat leleh dengan momen .Untuk melihat besarnya beban kurvatur dan daktalitas melibatkan beberapa variabel yaitu diametertulangan lentur (tulangan tekan dan tulangan tarik), mutu beton. Analisa perhitungan momen dan kurvatur juga akan menentukan besarnya nilai tegangan regangan mengingat eratnya kaitan antara momen-kurvatur terhadap tegangan-regangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan momen dan kurvatur pada balok beton tanpa kekangan. Model balok yang digunakan adalah balok beton bertulang dengan tampang empat persegi berukuran 20 x 30 x 240 cm. Penulangan balok dilakukan dengan tulangan tarik 3Ø10 dan tulangan tekan 2 Ø10. Sedangkan mutu beton terdiri dari dua variasi K-175 dan K-250. Pembebanan dilakukan secara bertahap sampai diperoleh keadaan retak pertama hingga balok mengalami keruntuhan. Pada setiap tahap pembebanan dibaca dan dicatat besar lenturan dan regangan yang terjadi pada balok.